Berikut Rahasia Rasio Yamaha 125Z Idris SM yang Jawara Underbone (MLDSPOT Road Race Pekalongan)

BeritaBalap.com-“Racing itu Kejam’’, itu kata pembuka sedap dan memang klasik dari mekanik Dodok ketika disapa oleh penulis. Kejam disini memiliki makna tutur kata yang mengindikasikan bahwa dunia yang berhubungan dengan balap itu kejam.

Apalagi jika sudah turun di kelas Bebek 2 Tak 125 cc Tune-up (Underbone) yang dijamin lebih kejam lagi. Ha ha ha ha. Kan tenaga motor nya lebih responsif. Bagi yang belum paham, foto Bung Dodok ada pada berita utama (atas), sedangkan foto satunya (pojok kanan) ialah pembalap idris SM.

Oleh karena itu mekanik yang berhasil mengantarkan Idris SM meraih podium pertama kelas Bebek 2 Tak Underbone 125 cc Tune Open di kejuaraan MLD Autophoria City Road Race Jateng Series 2018 di trek Kajen, Pekalongan, Minggu kemarin (25/11) bermain simpel. Artinya motor bisa kencang tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Orang bilang efisien alias hemat !

koizumi

BACA (JUGA) : Hasil Juara MLDSPOT Autophoria Road Race 2018 Pekalongan

Yuk kita selami lebih jauh rahasia korekan dari basic motor Yamaha 125 Z ini. Mulai perangkat karbu sebagai pensuplai bahan bakar dan udara, dipilih Keihin PWK 28. Menurut penjelasan Bung Dodok, karakter karbu ini sangat sangat responsif sampai jantung saja ber-sport ria. Hemmm…

Bagaimana dengan hitungan pilot-jet dan main-jet ? Demikian pastinya berhubungan dengan perubahan suhu, karakter lintasan dan perubahan modifikasi mesin. Makanya mekanik menggunakan kombinasi pilot jet 45 dan main jet 145.

Mantapnya, proses pembakaran di ruang bakar didukung pengapian satu-set dari Yamaha YZ125. Pastinya dengan support pengapian dari Special Engine (SE) ini, maka tenaga motor lebih responsif dalam berbagai tingkatan RPM mesin.

CDI by YZ125

Sekilas informasi saja, dalam keadaan standar pabrik, Yamaha 125 Z yang notabene diimpor dari Malaysia memiliki kapasitas bersih 124,3 cc dengan spesifikasi bore dan stroke motor adalah 53,8 mm dan 54,7 mm. Bagaimana dengan port-exhaust sebagai hal utama ketika bicara korekan motor bakar 2 langkah ?

Untuk tinggi lubang buangnya dikurangi 5 mm dari aslinya, sekarang tinggi port-exhaust menjadi 27,5 mm. “Tenaga atasnya lebih mulur. Tidak hanya teriak, “tambah Dodok yang menyebut bahwa ia menggunakan piston oversize 100. Nah, ini yang tidak kalah penting. Bagaimana pula dengan perbandingan rasio ?

Intinya dibuat closed-ratio. Didesain rapat dalam setiap jeda perpindahan gigi. Untuk perbandingan rasio 1 adalah 15-30, lanjut ke rasio 2 pada angka 21-31, kemudian percepatan ke-3 dengan ramuan perbandingan gigi yang 20-25 dan persneling 4 dengan ukuran 22-24.

Terakhir untuk rasio 5 dan 6 masing-masing dengan rumusan 23-23 dan perbandingan 27-25. Terakhir untuk final-gear sebagai penyalur akhir ke ban belakang lebih optimal dengan hitungan 12-47. Oke, ditunggu lagi ya kejutan prestasinya;. Jangan lupa kabar-kabarin penulis kalau ada berita terbaru. Dijamin bahasannya spesial. D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like