Tumbangnya Sang Dewa Motocross Indonesia Di Tengah Kebahagian Menanti Seorang Gadis Kecil Keturunannya

BeritaBalap.com- Representasi sosok kesatria, memang kental selama ini dibiaskan oleh Pangeran Nurhikmah Putra Jaya. Bijak, bermartabat dan sosial yang tinggi selalu terbias, saat mengarungi aktifitas karier maupun hobi berbalut prestasi di jagad motocross Indonesia.

Mevans Sanggramawijaya & Kanjeng Mas Ayu Dina Putri Prihatini. Menjadi sandaran sang Pangeran, membangun singgasana Sanggramawijaya.

Kini relung hati sang crosser dengan nomor lambung #168 itu, telah bersandar di dermaga berlatar biru. Terselip dari karma baik yang justru mempertemukanya dengan Kanjeng Mas Ayu Dina Putri Prihatini, begitu public menyapanya. Sosok Garwo Padmi Gayatri itu memang anggun mempesona, setia mengawal atraktifnya aktifitas sang Pangeran, sekalipun di tengah cuaca terik panas sirkuit.

Mevans Sanggramawijaya & Kanjeng Mas Ayu Dina Putri Prihatini. Sosok penyayang & sabar yang siap hadapi kawahcandradimuka bersama sang Pangeran

Ikhlas dan kesabaranya, sulit ditakar dengan kata, seperti saat menghadapi badai yang baru saja singgah, di tengah harmonisnya singgasana. Lantas, menjadi pertanda apa, dibalik makna yang tersirat ? Benarkah sebagai ujian kadar cinta dan kasih Gayatri kepada Sanggramawijaya dalam senyap ?

Mutlak tanpa syarat, mengarungi biduk rumah tangga memang tak asyik bagi Mevans, yang sering menjahili di sisa baligh-nya. Kalau diilustrasikan, seperti sirkuit motocross yang sepi baner juga umbul-umbul, jadinya pucat pasi dan kurang berwarna. Demikian hikmah dan berkah dibalik badai yang baru saja hadir, begitu tabah, tenang dan istiqomah, sosok Putri Solo itu mengurai perjalanan dan bunga-bunga kehidupan.

Mevans Sanggramawijaya & Kanjeng Mas Ayu Dina Putri. Berkah dibalik badai tersiar kabar bahagia akan hadirnya calon dinasti Sanggramawijaya. 

Dalam bias cinta kasih, Putri Master Dalang kondang asal Solo, yang masih aktif itu, memang amat sangat spesial bagi Mevans. Hingga nuraninya terpatri untuk menjadikanya yang terakhir, penerus dinasti Sanggramawijaya. Hangatnya cinta kasih ini begitu kokoh menjadi perisai hati, saling menguatkan sekaligus penyejuk.

Menandai kabar bahagia, hadirnya calon belahan hati, di tengah badai yang baru saja dilalui dengan damai. Terbaringnya crosser bergelar The King Of Mud Race itu, terus menerus memancing perhatian public motocross Indonesia dan para kolega dekat.

Tumbangnya Sang Pangeran memancing perhatian kolega & public motocross Indonesia

Sebab, secara timing, hanya selang tiga minggu, setelah ngedropnya kondisi fisik Irwan Ardiansyah Instruktur Onesixeight Motocross Team, sahabat dekat Mevans  yang seperti saudara. Irwan sapaan bekennya, cukup banyak memberikan pencerahan dan motivasi, memperebutkan gelar juara nasional di KMI Pro.

Mevans Sanggramawijaya & Irwan Ardiansyah lagi on fire menyusun strategi & formasi, di berbagai level kejuaraan motocross

Diketahui bersama, keduanya adalah “Roh dan Motor Penggerak” Onesixeight Motocross Team, yang lagi on fire di berbagai level kejuaraan bergengsi Motocross. Dengan berbagai torehan prestasi bombastis, yang spesial dipersembahkan untuk Onesixeight Management.

Sejak berita ini diturunkan, hampir 10 hari lamanya, Pangeran Nurhikmah Putra Jaya itu, berjuang melawan sakit. Diagnosa dokter specialis dan pengobatan non medis telah intens berlangsung, menjawab berbagai prediksi dan dugaan penyakit yang dialami Mevans maupun Irwan. Tumbangnya fisik kedua Pangeran Onesixeight Motocross Team itu, sontak memunculkan prediksi dan opini.

Pasalnya, tak lagi menjadi rahasia dapur di dunia motocross Indonesia, kiasan segelintir koloni yang tersisih. Melalui portal ini, Allie Andry Wijaya dan Ardie Nugroho mewakili Management Onesixeight Racing Team, meminta doa ke kerabat, rekan dan kolega otomotif, agar kedua Pangeran Onesixeight Motocross Team itu bisa segera pulih. Dan segera ikut berpartisipasi memeriahkan musim kompetisi motocross 2023, yang sebentar lagi dihelat.  Tim (Ket FOTO : NPJ)

 

Facebook Comments

You May Also Like