BeritaBalap.com- Sejarah manis tercipta. Ini soal kolaborasi manis Honda NWN CZ-1 dan rider Irfan Ardiansyah. Tinta emas diukir. Renggut Juara Nasional Sport 250 cc (NS250). Ditahbiskan dalam final MRS 2026 Mandalika (7-8 Nov).
Tentu saja, tim yang juga main di Kejurnasnya Malaysia ini (MSS) dikawal ketat mekanik Cio yang terbukti empiris langganan podium juara. Sekilas informasi saja, Irfan Ardiansyah yang berasal dari Semarang adalah putera tercinta mekanik senior era kejayaan Underbone 2 tak tahun 1990-2000an Aar “AR Speed”.
Menarik untuk tahu garis besar data pacuan Honda CBR250RR yang dibesut Irfan Ardiansyah ini. “Hasil dyno jet sekitar 40 HP. Peak powernya di RPM kisaran 14.200, “tukas Cio, tuner kalem yang bermarkas di Kebayoran Lama, Jakarta.
Tenaganya memang terlihat terus mulur. Tidak hanya teriak. Gas aktif yang masuk ruang bakar optimal di RPM atas. Isi terus. Irfan Ardiansyah tahu sekali memaksimalkannya saat cornering spees. Makanya jangan sampai lepas. Kalau lepas dan yang lain “kehilangan momen” dijamin Irfan ngacir jauh.
“Durasi camshaftnya 215 dan 210 derajat sisi in dan ex. Kalau klep masih standar sesuai regulasi, juga rasio. Lift klep aman di angka 6,6 mm, “tutur Cio yang juga jagoan membangun kudabesi NS250 berbasic R3 seperti yang dipakai Reykat Yusuf dengan raihan beberapa kali podium.
Oh ya, sehubungan knalpot dipastikan pakai produk CZ-1. Diriset khusus dan sangat kontinyu berdasar input pembalap dan data grafik RPM. Workshop CZ-1 yang sedang on fire karena banyak dipakai dan berprestasi signifikan memang mengakomodir mekanik yang melakukan riset desain knalpot sesuai kebutuhan efektifitas mesin.
Buat final gear efektif di perbandingan 17-51 ya sesuai hasil evaluasi bersama. Oke ya, selamat ataa prestasi Juara Nasional buat Irfan Ardiansyah dan Honda NWN CZ-1. BB1



















