BeritaBalap.com- Marc Marquez memiliki catatan buruk di Sirkuit Mandalika sejak venue kebanggaan Indonesia tersebut masuk kalender MotoGP. Rider andalan tim Ducati Lenovo Team itu bahkan belum pernah menyentuh garis finish pada balapan utama.
Setelah menyapu bersih MotoGP Jepang, Marquez tentu berambisi melanjutkan trend positifnya di Mandalika akhir pekan ini. Namun juara dunia sembilan kali tersebut juga punya catatan buruk karena tiga kali retired dalam tiga edisi terakhir akibat kecelakaan, termasuk crash horor tahun lalu yang membuatnya mengalami patah tulang selangka dan absen alias tidak balapan hingga seri final Valencia.
Situasi itu membuat Ducati tetap realistis menghadapi MotoGP Mandalika 2026, meski peluang Marquez mengkudeta Jorge Martin sangat terbuka karena kini hanya tertinggal 2 poin di klasemen. Terlebih, Desmosedici memiliki catatan positif di Mandalika setelah Francesco Bagnaia menang pada musim 2023, kemudian Jorge Martin pada 2024 dan Fermin Aldeguer tahun 2025.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menilai kehilangan sejumlah poin di Mandalika bukan sebuah masalah besar apabila Marquez kembali kesulitan. Kendati demikian, Ducati tetap datang dengan target tinggi dan tidak ingin sekadar bermain aman di tengah persaingan ketat perebutan gelar MotoGP 2026.
“Saya pikir kehilangan 10 atau 12 poin bisa dibilang bukan sesuatu yang buruk. Saya ingin mengatakan satu hal, ya kami bisa menganggap bahwa kehilangan 10 atau 12 poin adalah kerugian yang wajar di Mandalika, tapi kami akan kesana untuk menang,” tukas Tardozzi. Edhot



















