BeritaBalap.com- Pedro Acosta secara terbuka mengakui kekesalannya setelah disalip oleh Fabio Di Giannantonio di tikungan terakhir saat melakoni balapan utama MotoGP 2026 Prancis. Ia merasa jengkel karena aksi provokatif Diggia yang menoleh ke belakang setelah berhasil menyalipnya.
Insiden tersebut terjadi pada lap terakhir, saat Diggia merebut posisi keempat dari Acosta di tikungan ganda Le Mans. Setelah manuvernya berhasil, pembalap tim VR46 itu secara tidak biasa menoleh ke belakang sebanyak dua kali ke arah Acosta saat keduanya melaju menuju garis finis.
Tindakan tersebut rupanya memancing reaksi keras dari Acosta, yang merasa tidak dihargai oleh rivalnya itu. “Saya akan mencatatnya untuk lain kali, tidak ada yang boleh menyalip saya sambil menatap saya. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya,” tegas pembalap berusia 21 tahun ini.
Rivalitas ini menjadi semakin menarik mengingat Diggia dikabarkan akan menggantikan posisi Acosta di tim pabrikan KTM musim depan. Di sisi lain, Acosta sendiri telah menandatangani kontrak untuk pindah ke tim pabrikan Ducati pada musim yang sama.
BACA JUGA : Diggia Pilih Pindah KTM Karena Tim VR46 Tidak Mau Naikkan Gajinya Jadi 41 Miliar ?
Meskipun kesal, Acosta juga secara jujur mengakui kesalahannya sendiri menjelang akhir balapan. Ia merasa telah salah menilai jarak dengan pembalap di belakangnya, yang membuatnya kehilangan waktu karena bermain terlalu defensif.
BACA JUGA : Ini Dia Penyebab Marquez Jatuh di Sprint Race MotoGP Prancis 2026
“Mungkin posisi keempat adalah yang bisa saya raih, tetapi saya pikir Di Giannantonio lebih dekat daripada yang sebenarnya, dan saya terlalu defensif. Bagaimanapun, hari ini adalah kesalahan saya karena saya berpikir dia jauh lebih dekat, dan mungkin saya terlalu banyak bertahan, lalu saya mengacaukan seluruh lap,” pungkas Acosta. Edhot














