BeritaBalap.com-Juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin (Aprilia Racing) menegaskan pendapatnya atas 2 insiden serius di MotoGP Catalunya Spanyol yang juga membuat dua kali pengibaran bendera merah (red flag) sebagai tanda balapan untuk dihentikan sementara.
Crash pertama yang melibatkan beberapa rider diantaranya Alex Marquez (BK8 Gresini Racing), Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) sungguh mengerikan.
Beruntung semua racer yang terlibat dalam kondisi selamat. Sedangkan kecelakaan kedua yang juga sangat mendebarkan, itu melibatkan Johann Zarco (LCR Honda), Luca Marini (LCR Honda) dan Bagnaia “Pecco” (Ducati Lenovo). Zarco terjepit dan terseret motornya Pecco.
Bahkan pula Jorge Martin berpendapat agar balapan tidak perlu dilanjutkan karena debu karbon dari kecelakaan serius Alex Marquez mengganggu dan membuat mata perih. Faktanya memang pacuan Alex Marquez hancur-lebur. Konteks kejadian tragis ini membuat para pembalap tidak dapat berkonsentrasi penuh lagi.
BACA (JUGA) : 2 Kali Insiden Red Flag ! Rider VR46 Jawara MotoGP Catalunya
“Saya rasa kisah saya hari ini tidak terlalu penting, bagi saya ini hanyalah balapan lain, nol poin lagi. Saya senang karena kita semua selamat, bisa dibilang begitu. Ini adalah hari yang sangat berbahaya dan kami harus kembali fokus setelah apa yang kami lihat di balapan pertama. Saya merasa sedikit sakit akibat terjatuh, tetapi saya benar-benar panik melihat kondisi Alex. Saya senang dia baik-baik saja, begitu pula dengan Zarco. Kita harus memperbaiki diri dalam situasi seperti ini karena ada banyak tekanan dan semuanya terjadi begitu cepat. Untungnya kita semua selamat dan bisa terus bekerja, ”terang Jorge Martin yang dilansir Berita Balap dari GPone.com.
BACA (JUGA) : Ini Susunan Terbaru Rider MotoGP 2027 Yang Sudah Dipastikan
“Saya benar-benar tidak tahu. Pertunjukan tentu harus terus berlanjut, tapi 3 kali start menurut saya berlebihan. Saya tidak tahu, itu bukan keputusan saya, tapi tiga kali start jelas sangat berbahaya. Kita adalah manusia, dan setelah melihat kecelakaan-kecelakaan itu, sulit untuk berkonsentrasi kembali. Konsentrasi hilang sepenuhnya, lalu kita harus kembali ke lintasan. Secara pribadi, saya yakin bisa melakukannya, tapi ada pembalap lain yang tidak bisa. Selain itu, suasana yang tercipta setelahnya tidak positif, membuat kamu berpikir bahwa sesuatu yang lebih buruk akan terjadi. Ini adalah hal yang harus kita renungkan, tapi saya tekankan bahwa yang terpenting adalah kita semua selamat dan bisa terus melakukan apa yang kita cintai, ”tambah Jorge Martin yang dikabarkan akan pindah tim Yamaha (2027).
“Saya tidak tahu, bukan saya yang memutuskan. Namun, menurut saya cukup berbahaya untuk terus memulai kembali. Setelah apa yang kita lihat, lintasan penuh dengan debu karbon, mata saya iritasi karena debu karbon yang masuk. Ini juga berarti lintasan belum siap untuk melanjutkan balapan. Selain itu, seberapa jauh kita akan melaju jika hal seperti itu terus terjadi ? Apakah 6 atau 7 kali ? Saya tidak melihat kegunaannya untuk terus memulai kembali, ”tukas Jorge Martin. BB1














