BeritaBalap.com-Menarik pengakuan bos Yamaha Racing Paolo Pavesio ketika mengomentari potensi pembalap terbaik binaan Yamaha Indonesia. Dalam hal ini, ialah Aldi Satya Mahendra yang saat ini balap WorldSSP dengan pacuan YZF-R9 (890 cc).
ASM yang saat ini berumur 20 tahun disebutnya menjadi racer yang mencetak sejarah meraih juara dunia WorldSSP300 (2024) dan kemudian terus mengalami progress dalam karir balapnya. Tentu saja, bisa terbuka peluang baginya untuk dapat balap Moto2.

Termasuk juga Paolo Pavesio bercerita juga tentang upaya menggali potensi pembalap Indonesia lainnya, terlebih yang berusia 13-14 tahun ketika nanti tahun 2028 balap Moto3 akan menggunakan one make machine by Yamaha YZF-R7. Demikian hasil rangkuman dari interview eksklusif Paolo Pavesio yang difasilitasi manajemen Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
“Untuk saat ini, saya harus katakan bahwa Aldi adalah pembalap yang sangat berarti bagi Yamaha. Dia juara dunia pertama dari Indonesia. Kami sudah mempromosikannya ke Supersport, atau bisa dibilang dia memang layak naik ke Supersport. Saya sangat ingin dia terus berkembang, terus melaju, menjadi semakin profesional, dan menunjukkan kecepatannya, “terang Paolo Pavesio saat sesi wawancara dengan jurnalis Indonesia di hospitality tim Monster Energy Yamaha dalam rangkaian balap MotoGP 2026 Mandalika.
Menurut saya, usianya juga masih memungkinkan, jadi dia bisa naik kelas secara bertahap, tapi bisa juga mengambil jalur lain. Kita punya contoh Gonzalez (Manu), yang belum pernah balapan di Moto3, jadi menurut saya ini bisa menjadi pemicu semangat. Selain itu, kita juga perlu melihat calon pembalap Indonesia berikutnya. Sekarang usianya 13 atau 14 tahun, dan dialah yang akan memulai debut di Moto3 yang baru (mesin R7, red) bersama Pramac, “tambah Paolo Pavesio. BB1



















