BeritaBalap.com-Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory) membantah pernyataan bos besar KTM Neumister yang mengatakan bahwa kepindahan Pedro Acosta ke tim Ducati musim depan (2027) karena ingin mengalahkan Marc Marquez dengan pacuan yang sama. Jadi secara logika lebih sportif ketika adu skill.
Itu salah bagi Pedro Acosta yang tahun depan siap menunggangi pacuan terbaru Ducati regulasi 850 cc. Menurut Acosta, bahwa tujuna ia pindah Ducati adalah dapat belajar banyak dari Marc Marquez yang merupakan pembalap terbaik dalam 10 tahun terakhir.
“Masalahnya adalah saya tidak pernah bernegosiasi dengan KTM. Mereka mengirimkan kontrak kepada saya, lalu saya menolaknya. Mereka datang untuk mencoba membujuk saya, dan saya mengatakan kepada mereka bahwa tidak mungkin saya akan mengubah pikiran karena ketika saya ingin pergi dari sini tahun lalu, mereka menuduh saya tidak memenuhi kontrak saya.”
“Satu-satunya tujuan yang saya dan Albert Valera sebagai manajer saya miliki adalah untuk menempatkan saya di atas motor paling kompetitif dan di tim paling kompetitif dalam 10 tahun terakhir, dan saya mengatakan 10 (tahun) hanya untuk memberikan angka, “terang Pedro Acosta yang masih berusia 22 tahun.
“Ini bukan tentang mengalahkan Marc. Memang benar bahwa satu-satunya alasan saya ingin bekerja sama dengan Marc adalah karena saya tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk belajar dari pembalap terbaik dalam sejarah, atau pembalap terbaik dalam 15 tahun terakhir, “tambah Pedro Acosta. BB1



















