BeritaBalap.com- Peluang Marco Bezzecchi dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin menipis setelah kembali kehilangan poin dari Marc Marquez di Sirkuit Sepang, Malaysia. Rider andalan Aprilia Racing tersebut kini tertinggal 67 poin dari pemuncak klasemen, setelah sebelumnya juga kehilangan enam poin dari Marquez di Phillip Island.
“Secara realistis, situasinya memang sulit. Namun, selama hitung-hitungan matematis masih berpihak pada kami, saya akan terus percaya dan terus bekerja sekeras mungkin setiap hari, baik saat di rumah maupun saat berlaga di lintasan,” buka Bezzecchi.
Hitung-hitungan poin membuat situasi semakin berat bagi pembalap Italia tersebut, karena ia tidak boleh kehilangan lebih dari delapan poin dari Marquez sepanjang akhir pekan di Lusail. Bahkan, batas toleransinya hanya tujuh poin apabila sang juara bertahan berhasil memenangkan balapan utama pada Minggu nanti.
“Tentu saja, situasinya tidak mudah. Marc tampil dengan sangat baik. GP ini berlangsung di fase kejuaraan di mana kami sebenarnya tidak membutuhkan balapan yang membuat kami kesulitan. Namun sekarang kita menuju Qatar, lintasan yang diharapkan bisa cocok bagi kami,” ujarnya.
BACA JUGA : Marquez Pilih Datang ke Qatar di Detik Terakhir, Situasi Keamanan Jadi Pertimbangan ?
Meski demikian, Bezzecchi masih menyimpan optimisme untuk membalikkan keadaan. Ia berharap karakteristik Sirkuit Lusail bisa memberikan peluang lebih baik bagi RS-GP untuk kembali kompetitif dan memangkas ketertinggalan poinnya.
BACA JUGA : Senggolan dengan Bezzecchi, Ai Ogura Akui 70 Persen Kesalahan Ada pada Dirinya
“Saya akan mengerahkan segalanya seperti biasa untuk mempersiapkan balapan dengan baik dan memberikan performa terbaik setiap saat. Setelah itu, kita lihat saja hasilnya nanti. (Gelar juara) lebih mungkin lepas daripada diraih, tetapi mari kita berusaha tampil sebaik mungkin di setiap akhir pekan, lalu kita lihat saja nanti,” tukas Bezzecchi. Edhot



















