BeritaBalap.com- Pit Beirer, selaku bos KTM menyebut Pedro Acosta berkembang luar biasa di MotoGP 2026. Musim ini, Acosta tampil seperti sosok baru yang lebih matang, lebih kuat secara mental dan jauh lebih bijaksana dalam pendekatan balap.
“Pedro telah berkembang luar biasa. Dia tahu bahwa kita mungkin tidak selalu memiliki motor terbaik. Tetapi sekarang dia mengerti bahwa Anda hanya bisa finis di 3 besar Kejuaraan Dunia dengan secara konsisten memaksimalkan potensi Anda, karena tidak ada yang memiliki motor terbaik di setiap Grand Prix,” buka Beirer.
Musim lalu, Acosta kerap menunjukkan rasa frustrasi yang besar ketika performa motornya tidak berada pada level yang ia harapkan. Beirer menilai sikap tersebut mirip dengan apa yang dialami Fabio Quartararo ketika menghadapi kesulitan bersama Yamaha.
“Setelah kesulitan yang dialami perusahaan kami, dia sangat pesimis. Sejak balapan pertama, dia mengerti bahwa dia tidak cukup baik untuk menang. Baginya, itu adalah kemenangan atau tidak sama sekali; tidak ada jalan tengah,” ujar Beirer.
Pria yang menjabat sebagai Direktur Balap KTM ini lalu menambahkan, “Tetapi menganalisis musim dengan jelas menunjukkan bahwa jika dia mampu memanfaatkan finis kuatnya di posisi keempat, kelima, dan keenam, meskipun mengalami beberapa kecelakaan karena keinginannya untuk menang, dia akan finis ketiga di Kejuaraan Dunia tahun lalu,” lanjutnya.
Menurut Beirer, Acosta kini memahami bahwa perebutan gelar bukan hanya soal kemenangan, tetapi soal mengumpulkan poin di setiap kesempatan. Kemenangan Sprint Race perdananya di Buriram menjadi bukti nyata lompatan kualitas yang di tunjukkan Acosta tahun ini.
“Itulah pelajaran yang dia pelajari, ‘Saya harus mencetak poin, dan balapan serta sirkuit saya akan datang!”Anda hanya perlu berada di sana untuk mendapatkan poin, jika tidak, seluruh penampilan akan sia-sia. Dia telah menjadi jauh lebih dewasa selama periode ini,” pungkas bos KTM. Edhot














