IDC 2020 Wonosari : Satu-Satunya Sonic 200 cc Injeksi by Mlethiz MBKW2, Podium ke-2, Ini Speknya !


BeritaBalap.com-Yap, mekanik asal Ngayogyakarto Hadiningrat yang selama ini berjaya di balap road race nasional dengan fakta langganan juara nasional, baik bebek ataupun sport, yaitu Mlethiz MBKW, membuktikan juga ketangguhannya dalam menset-up pacuan dragbike.

Terbukti nyata dan aktual dalam seri 1 gelaran Kawahara IRC IDC 2020 di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Minggu (15 Maret). Kudabesi berbasic Sonic yang dibore-up untuk kelas bebek 200 injeksi sukses meraih podium ke-2 atau runner-up. Jokinya Gery Percil dengan best-time 7,234 detik, hanya beda sangat tipis sekali 0,007 detik dari pemenang (7,227 detik).

Sekilas informasi saja, Wildan Kecil di penyisihan menorehkan 7,203 detik. Itu motor yang sama dengan GeryPercil. Mereka mengusung tim ARL MBKW2 RCB aRacer SSS Pejantan Tangguh. ARL itu singkatan dari Andi Raja Limbunan, doi pengusaha muda from Palu, pemilik main-dealer Yamaha di Sulawesi Tengah yang juga punya tim balap.


Mekanik Mlethiz MBKW2 kasih bukti juga spesial di dragbike IDC 2020 Wonosari, Sonic 200 cc nya podium ke-2 diantara kepungan MX King

Apa saja spesifikasi mesinnya ? Dijamin portal Berita Balap yang pertama kalinya. Jadi yang lain, bisa lihat spek ini ya. Ha ha ha ha ha… Mulai area silinder ang pastinya diperbesar. Kan regulasinya hingga 200 cc. Piston aplikasi produk SCK dengan diameter 65 mm, sedangkan stroke sudah naik 2 mm menjadi 59,8 mm. Jika dihitung dengan rumusan Cylinder Volume, maka didapat angka 198,3 cc.

“Ini belum sempat dyno karena kemarin ganti head dan kruk as juga, tapi prediksi saya sekitar 42 HP dan torsi 27,5 Nm, “tutur Mlethiz MBKW2 yang di tim balap nasional mengusung tim pabrikan Astra Motor Racing Team Yogyakarta (ART Jogja).

Mantapnya, Mlethiz MBKW2 janji lebih heboh di seri ke-2. Kemarin sedikit kendala pada rasio. Apa dong pe-er kedepannya ? Infonya soal modifikasi kruk as. Tradisinya ada penambahan bobot sekian ratus gram. “Saya rencana fokus head cylinder dan kruk-as, “tambah Mlethiz MBKW2 yang menggunakan ECU pengapian aRacer tipe RC2 dan  mematok perbandingan final-gear 15-41. BB1

Hasil Bebek 4 Tak 200 cc TU (Injeksi) Seri 1 IDC 2020 Wonosari :

 

Facebook Comments

You May Also Like