Indoclub Championship 2019 Subang : Leoni Irgi Jump Start ??? Gas terusss,…!!! Gasss…!!!


BeritaBalap.com- Hajatan balap Indoclub Championship 2019 memang selalu mengundang sekaligus menyita perhatian lebih di setiap kelas yang disajikan. Maklum saja, sengitnya persaingan di setiap kelas menjadi bumbu penyedap untuk di nikmati para pecinta dunia balap tanah air. Itu terbukti nyata dalam seri ke-2 di trek Gery Mang Subang, Jawa Barat, Minggu kemarin (23-24 Maret).

Termasuk sengitnya persaingan para lady racer alias pembalap wanita menuju tahta juara di kelas Wanita A (Prestasi) maupun kelas Wanita B (Non Prestasi). Ada yang menarik pada final race kelas Matic Standar 130cc Wanita A, dimana Leoni Irgi “sempat di cap” melakukan jump start. Wow… !

Leoni Irgi, Lady racer andalan tim Some1Else PJM Bandung

Padahal Lady racer andalan tim Some1Else PJM Bandung ini berangkat start dari posisi ke-7 sedang memimpin jalannya race. “Begitu dapat peringatan jump start dari petugas, seketika konsentrasi buyar dan akui sempat menekan tuas rem untuk mengurangi kecepatan.


“Sesaat saya berpikir untuk keluar lintasan meski saat itu sedang berada di posisi paling depan,” keluh lady racer yang akrab di sapa Citra ini. Melihat kejadian ini, seluruh crew tim termasuk owner sekaligus manajer tim, Arief Rachmaladi langsung bereaksi memberi aba-aba untuk melanjutkan balap.

“Gas terussssssssssssssssss,…!!! Gasssssssssss…!!!,” teriak Arief Rachmaladi dari pinggir lintasan sambil memberi kode kepada pembalapnya untuk tetap melanjutkan race. Itulah hebatnya Arief Rachmaladi. Tidak ada kata menyerah sebelum bendera finish berkibar.

Areif Rachmaladi, owner sekaligus manajer tim yang memberikan arahan untuk tetap gas terusss,…!!!

Mantapnya, sampai dengan bendera finish dikibarkan, lady racer bernomor start 39 ini dapat finish di urutan ke-2 dan tahta tertinggi kelas ini jatuh kepada De Atun, srikandi asli Subang yang membela tim Pt.ASM WD Feze ROB1 Fake Face Binx ini. “Langsung saja, saya mendatangi pimpinan lomba untuk menanyakan perihal jump start pembalap saya, ”sahut Arief Rachmaladi.

Ini hal lumrah yang di lakukan owner sekaligus manajer tim untuk melakukan kroscek apakah pembalapnya benar-benar melakukan jump start. Istilahnya minta klarifikasi data.

“Saya bukan melakukan protes kepada pembalap maupun tim siapapun karena pembalap saya finish ke-2. Tapi protes saya hanya untuk membuka, melihat dan memastikan kamera jump start, apakah pembalap saya melakukan jump start,” jelas Arief Rachmaladi.

Moment saat Arief Rachmaladi melakukan protes kepada pimpinan lomba dan ketua juri untuk  membuka, melihat dan memastikan kamera jump start.

Meskipun harus merogoh kocek sebagai konsekunsi untuk membuka, melihat dan memastikan kamera yang ada pada petugas perlombaan. “Setelah melakukan pembayaran dan melakukan protes tertulis pun, akhirnya kita bisa melakukan kroscek. Hasilnya, pembalap saya yaitu Leoni Irgi memang bersih saat lepas start dan tidak melakukan jump start,” beber Arief Rachmaladi.

Lebih lanjut, Arief Rachmaladi menjelaskan, “Sekali lagi saya tegaskan, protes yang saya lakukan hanyalah untuk memastikan apakah pembalap saya benar-benar melakukan jump start atau tidak. Bukan melakukan protes kepada pembalap maupun tim lain,” lanjutnya.

Jelas ya,…!!! Apa yang di lakukan Arief Rachmaladi bukan melakukan protes kepada pembalap maupun tim lain. Melainkan hanya ingin memastikan apakah pembalapnya melakukan jump start atau tidak. Dari pantauan kamera milik petugas, hasilnya Leoni Irgi memang tidak terbukti melakukan jump start. Edhot

Facebook Comments

You May Also Like