BeritaBalap.com- Pecco Bagnaia mengakui keunggulan Aprilia setelah tampil kurang maksimal di MotoGP Amerika beberapa waktu lalu. Meski sempat meraih podium runner up pada balapan Sprint Race, Namun Pecco melempem pada balapan utama.
Harus diakui memang, pada tiga seri pembuka MotoGP 2026 menjadi panggung dominasi Aprilia. Marco Bezzecchi tampil sempurna dengan menyapu bersih seluruh kemenangan pada balapan utama, sementara rekannya Jorge Martin mengamankan posisi kedua di Brasil dan Amerika Serikat.
Melihat hasil tersebut, rider andalan Ducati Lenovo Team ini menilai Aprilia kini berada selangkah di depan, terutama dalam hal efisiensi ban. “Aprilia telah berkembang pesat tahun ini; mereka telah banyak meningkatkan performa,” buka Pecco.
Peraih gelar juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 ini kemudian melanjutkan. “Perbedaannya (dengan pabrikan lain) adalah motor mereka tidak membuat ban cepat aus meskipun melaju dengan kecepatan tinggi. Aprilia unggul, dan cukup jauh di depan,” imbuhnya.
BACA JUGA : Ini Dia Penyebab Ai Ogura Gagal Finis di Amerika Setelah Tampil Impresif
Ouhiya, pada balapan utama MotoGP Amerika, Pecco harus puas finis ke-10 meski memulai dari grid keempat. Ia kehilangan lima posisi dalam tiga lap terakhir akibat ban yang terkikis terlalu cepat. Ketidaknyamanan sudah terasa sejak lap pemanasan, dan kondisi ban belakang makin menyulitkan saat balapan berjalan.
“Motornya terasa jauh lebih berat, dan sulit untuk mempertahankan kecepatan masuk tikungan yang sama seperti di sepanjang akhir pekan. Kemudian di balapan, begitu saya mulai, saya merasa tidak dalam kondisi yang baik. Cengkeraman ban belakang sedikit lebih rendah, mungkin karena kondisinya, dan saya mulai kesulitan,” pungkas Pecco. Edhot














