Puluhan Tahun Setia Bersama, Uccio Sebut VR46 Jenius, Ini Ungkapannya


BeritaBalap.com-Nama Alessio Salucci, akrab disapa Uccio adalah bagian dari sejarah perjalanan karir Valentino Rossi hingga merebut 9 kali juara dunia. Termasuk 115 kemenangan hingga Rossi berusia 39 tahun saat ini Jadi memang sudah sejak awal karir balap The Doctor. Uccio itu bukan sekedar sahabat, namun pula sebagai seorang konsultan. Mereka memang berteman sejak kecil.

“Balap itu yang kami sukai untuk berbagi sejak kami masih anak-anak. Kami menang di usia yang sangat muda dan hidup dalam mimpi. Kemudian kami menyadari bahwa kami memenangkan lebih banyak balapan dan hampir tidak bisa percaya itu, “tutur Uccio yang banyak menghabiskan masa kecilnya di Tavullia, Italia.

Oh ya foto utama/atas adalah saat mereka bertarung di tim Yamaha pada tahun 2005.


“Saya memiliki momen yang sangat emosional dengan Valentino pada tes pertamanya dengan M1. Ketika kami pertama kali menang di Welkom pada tahun 2004, kami memiliki musim dingin yang penuh tekanan dan harapan di pundak kami. Dia turun dari Yamaha, menatap mata saya dan berkata, ‘Kita bisa melakukannya.’ Para teknisi Jepang menatap saya dan mencoba mencari tahu apa yang dia katakan, “tawa Uccio.

Uccio & Rossi saat di tim Ducati (2011)

Empat gelar juara dunia dibuat Rossi dengan Yamaha (2004, 2005, 2008 dan 2009), sebelumnya Honda (2003). Kemudian Rossi memutuskan untuk beralih ke Ducati untuk musim 2011. Setelah dua tahun yang notabene banyak mengalami problem, Rossi kembali ke Yamaha pada tahun 2013 dan memenangkan balapan di Assen Belanda.

“Kembali ke Yamaha adalah luar biasa. Tidak mudah. Jika anda kembali ke motor yang kuat dari mesin yang lebih rendah, maka kamu harus beradaptasi lagi. Selain itu, anda juga tidak lagi terbiasa bertarung di atas. Itu tidak akan segera kembali. Tapi saya tidak pernah meragukan dia akan menang lagi, “ucap Uccio.

“Dia tahu situasinya sampai ke detail terkecil. Siapa yang ada di belakangnya, yang di depannya, yang mengendarai ban lunak atau keras. Valentino adalah jenius dalam soal hal-hal sepele, “puji Uccio. Bisa dibayangkan bagaimana seorang rider yang sudah berusia 39 tahun masih dapat kompetitif dan meraih podium. BB1

Facebook Comments

You May Also Like