BeritaBalap.com-Lenovo sebagai perusahaan tehnologi asal Tiongkok sudah menjadi sponsor penting Ducati sejak tahun 2018. Jadi musim ini sudah masuk tahun ke-9. Hubungan yang spesial ya.
Yang pasti, untuk 6 pembalap Ducati dimana masing-masing motor tersedia 50 sensor, maka dihasilkan data 100 GB dan ini diback-up oleh produk Lenovo.

“Dalam beberapa kasus, kami membutuhkan dukungan Lenovo di bidang perangkat lunak. Namun, di bidang lain, kami telah mengembangkan perangkat lunak internal kami sendiri untuk analisis dan simulasi, misalnya, alat simulasi untuk aerodinamika adalah buatan sendiri, “ucap David Attisano selaku Kepala Analisis Data Balap dan Litbang di Ducati Corse.
BACA (JUGA) : Jika Pecco Digantikan Acosta (2027), Justru Diincar 3 Tim Pabrikan ?
Lebih lanjut, adalah menarik untuk mengetahui berapa kisaran uang yang dikucurkan Lenovo kepada Ducati. Ternyata relatif besar karena memang sebagai sponsor penting.
Nah, mengacu pada RTR Sports Marketing yang merupakan agen sponsorship di berbagai bidang olahraga, maka eksistensi title sponsor atau sponsor titel seperti Monster Energy di tim Yamaha, juga Red Bull pada KTM dan lain-lain, ini bernilai kisaran 6-15 juta euro per-tahun atau sekira Rp.100-250 milyar.
BACA (JUGA) : Eksklusif : Jorge Martin Sudah Dalam Tahap Pembicaraan Akhir Menuju Yamaha 2027
Wow..besar sekali ya ! Ini hampir senilai biaya balapan untuk tim satelit. Sedangkan dibawah level title sponsor, ada yang disebut main sponsor, major sponsor, official sponsor, technical sponsor dan partnership.
Kalau main sponsor itu seperti Castrol pada tim LCR Honda yang sangat dominan pada fairing samping Honda RC213V. Adapun perkiraan nilai uang yang dikucurkan untuk menjadi major sponsor seperti yang banyak terlihat pada tim Gresini, itu antara 500 ribu euro hingga 3 juta euro per-tahun atau sekitar Rp. 8-50 milyar/tahun. Anyway, semua tergantung pada kesepakatan yang dibangun pihak terkait. BB1














