Yamaha Lakukan “Wajib Militer” di MRS 2026, Pembalap 14-15 Tahunan Balap NS250 Diatas R3

BeritaBalap.com-Keputusan berani tetapi strategis tetapi pula bisa saja beresiko. Semua tergantung dari pelakunya dan pihak sekeliling yang mensupport sistem.

Ini soal keputusan Yamaha Indonesia yang mewajibkan pembalapnya yang masih berusia 14-15 tahunan ikut balap kelas National Sport 250 atau Kejurnas Sport 250 diatas pacuan Yamaha YZF-R3 yang notabene bersilinder 321 cc.

Mulai Renaldy Junior di tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon, kemudian Sabian Fathul Ilmi di tim Yamaha Aditama dan M Arkana di tim Yamaha RRS. Padahal musim 2025 lalu, mereka bertiga masih balap Junior Sport 150 yang sekarang menjadi kategori Indonesia Talent Cup.

koizumi

BACA (JUGA) : Sabian Fathul Ilmi Berangkat Ke Australia Buat Balap R3 bLU cRU Asia Pasific Champ 2026 ?

Jadi faktanya, mereka tidak didesain bersaing di Indonesia Talent Cup yang sama juga Sport 150 cc ataupun kelas baru Junior Sport 250 cc U-18. Langsung ‘wajib militer‘ menuju NS250 yang bersaing dengan para rider bangkotan atau senior ataupun full senior.

Secara logika sederhana, mereka dipaksa untuk terus meningkatkan skill balap secara signifikan ataupun peningkatan power dan stamina fisik. Semua akan dievaluasi bersama dengan pihak terkait dalam manajemen tim.

“Lebih cepat lebih baik. Jadi memang harus dipaksa untuk belajar serius agar kemudian optimal seiring bertambahnya usia. Mereka juga dikejar usia. Harus berjuang all-out untuk mengalami kemajuan signifikan hingga lebih siap ketika diproyeksikan ke balap internasional, “tukas Robert Cong selaku owner team dan Chief Mechanic tim Yamaha Pikoli Global Ondolomon yang memback-up Renaldy Junior yang bisa finish ke-13 dan ke-9 dalam 2 race NS250 yang tersaji (total 27 starter).  BB1

You May Also Like