BeritaBalap.com-Menarik pengakuan jujur rider tim Pramac Racing Toprak Razgatlioglu yang mengatakan bahwa ia terpaksa menyelesaikan balapan demi menghormati Yamaha.
Disebut terpaksa karena motornya tidak kompetitif alias tidak kencang. Ini juga yang terjadi dalam MotoGP Austria beberapa waktu lalu. Bahkan juara dunia WorldSBK 2024-2025 tersebut mengaku pada awalnya ingin masuk ke paddock tim saja.
BACA (JUGA) : Ini Jadual Lengkap MotoGP 2027 Dimana Tanggal Serinya Mandalika Digeser
“Saya sangat terkejut karena di awal, dalam 5 lap pertama, saya tidak merasakan cengkeraman sama sekali; saya hanya merasakan motor berputar. Saya benar-benar marah saat di atas motor karena saya hanya bertanya pada diri sendiri, jika ini ban baru, bagaimana mungkin tidak ada cengkeraman di awal. Oke, menjelang akhir balapan, ban akan aus tetapi di awal, kita tidak bisa menerimanya begitu saja, “ungkap Toprak Razgatlioglu yang dilansir Berita Balap dari Crashnet.
“Jika motor tidak memiliki cengkeraman yang baik, motor tidak akan berakselerasi. Di 6 lap terakhir, saya bertanya pada diri sendiri, bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan balapan karena di lintasan lurus, motor hanya berputar saja. Saya juga terkadang berpikir untuk kembali ke pit tetapi saya hanya menghormati Yamaha dengan terus balapan karena kecepatannya sangat buruk. Saya hanya mencoba menyelesaikan balapan, tetapi saya tidak menikmatinya. Saya rasa hal yang sama terjadi pada semua Yamaha, ”tambah Toprak Razgatlioglu. BB1



















