BeritaBalap.com-Menarik untuk mencermati fakta konsistensi tim Yamaha LFN HP969 milik Haji Putra Rizky dalam konteks intensitas alias tingkat keseringan mengikuti event-event balap.
Jadi baik dalam level Asia (ARRC) ataupun Kejurnas ataupun pula disebut Setara Kejuaraan Nasional (rekom IMI). Jadi jangan salah persepsi ya, club-event tidak masuk topik ini.
Fakta berbicara, tim Yamaha LFN HP969 bermain di Balap Asia AP250 dan UB150, kemudian Kejurnas MRS 2026, Yamaha Cup Race 2026 dan Yamaha Sunday Race 2026, kemudian pula Java Race Championship 2026 serta Paser Cup Race 2026.
BACA (JUGA) : Fenomena Om Hawadis, Paling Senior Usia 60 Tahun Yang Terus Aktif Dan Terus Prestasi
Termasuk ada tradisi ikut final Yamaha Cup Race 2026, final Sumatera Cup Prix 2026 dan planning ikut final Superprix 2026 ataupun final Sulawesi Cup Race 2026. Diprediksi menjalani balapan untuk total 18-20 event atau mungkin lebih.
Gambaran kasarnya, balap Asia 5 seri, Kejurnas MRS 5 putaran, Paser Cup Race 3 seri, Java Race Champ 3 putaran, juga sudah ikutan Yamaha Cup Race 2026 Padang dan Yamaha Sunday Race 2026 Mandalika serta Final MotoPrix 2026 Mijen.
Itu saja sudah 19 event jika ikut selalu yang belum selesai. Belum termasuk planning yang disebut diatas. Makanya bisa 19-20 gelaran ataupun lebih. Catatan penulis, ini tim yang ikutan balap terbanyak se-Indonesia Raya.
Oh ya, sudah 5 pembalap yang terlibat di tim dengan manajer Faiz Akhdan ini dan trio mekanik (Subur LFN, Andei Boll dan Dadang Tumewa). Rider regulernya Fahmi Bassam yang sudah pastikan juara nasional Sport 150 (MRS 2026), lanjut Fadli Rigani dan M Syirat Sauqi. Ada lagi wildcard saat ARRC 2026 Mandalika, Danial Damar dan Reykat Yusuf.
BACA (JUGA) : Mawan Dragon “Dak Katek Lawan” Menang Aklamasi ! Terpilih Ketum IMI Provinsi Jambi
By the way, ada pertanyaan kritis yang sangat menggelitik, berapa duit ya yang dikeluarkan manajemen tim ketika balapan untuk 19-20 event musim 2026 ini ? Yang pasti sangat besar sekali.
Jika tiap balapan average Rp.300-500 juta, tinggal kalikan saja dengan pembulatan 20 event. Artinya mencapai 6-10 milyar/tahun. Itu tadi hitungan kira-kira ya soal akomodasi saja. Bukan sehubungan motor, kontrak rider, bonus spesial kemenangan dan lain-lain. Kalau overall dijamin jauh lebih besar. Mohon maaf jika salah BB1



















