Bezzecchi Akui Rekor Kemenangan Beruntunnya Harus Berakhir di GP Spanyol

BeritaBalap.com- Kisah impresif Marco Bezzecchi bersama Tim Aprilia Racing akhirnya menemui batasnya pada gelaran GP Spanyol 2026. Setelah melaju sempurna sejak awal musim, dominasinya terhenti saat ia harus puas finis di posisi kedua di Sirkuit Jerez.

Bezzecchi sebelumnya menciptakan standar baru bagi Aprilia setelah tampil konsisten dan tak tersentuh di lintasan. Tiga kemenangan beruntun di awal musim membuatnya mencatatkan lima kemenangan berturut-turut jika dihitung sejak dua seri terakhir MotoGP 2025.

Prestasi tersebut menempatkan Bezzecchi sebagai salah satu pembalap paling dominan pada fase awal musim. Namun, persaingan ketat di Jerez membuktikan bahwa mempertahankan tren positif bukanlah tugas mudah bagi siapa pun di MotoGP.

koizumi

BACA JUGA : Sahabat Dekat Selama 15 Tahun Ungkap Marquez Tidak Mungkin Kembali Lagi Ke Honda

Meski kemenangan beruntunnya terhenti, Bezzecchi tetap menunjukkan kualitas dengan mengamankan podium kedua. “Tentu saja, berada di depan dan memimpin setiap lap di tiga balapan awal adalah momen yang indah. Namun, wajar jika pada titik tertentu tren ini akan berakhir,” buka Bezzecchi.

BACA JUGA : Bos Besar Ducati Ungkap Perkembangan Terbaru Yang Penting Soal Proses Kontrak Marquez

Menurutnya, tekanan di MotoGP tidak pernah benar-benar hilang meskipun tengah berada dalam performa terbaik. “Tekanannya tetap sama. Maksud saya, saat Anda berada di grid pada hari Minggu, Anda merasakan tekanan besar, bahkan jika Anda mulai dari posisi terakhir sekalipun,” sambung Bezzecchi.

You May Also Like