Bos Aprilia Waspadai Ancaman Marquez di Perebutan Gelar MotoGP 2026, Aragon Jadi Penentu ?

BeritaBalap.com- Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 diprediksi semakin terbuka ketika babak lanjutannya memasuki Seri Aragon. Tiga pembalap Aprilia, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura, saat ini berada di tiga besar klasemen dan hanya dipisahkan 37 poin.

Martin masih kokoh di puncak dengan koleksi 240 poin, sementara Bezzecchi dan Ogura terus menempel di posisi kedua serta ketiga. Di belakang mereka, duo Ducati Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio juga masih berada dalam persaingan dengan jarak 41 poin, sementara 10 seri tersisa menyediakan total 370 angka.

Bos Aprilia, Massimo Rivola, menilai Aragon bisa menjadi gambaran penting mengenai siapa saja yang mampu bertahan dalam perburuan gelar hingga akhir musim. “Kami tahu bahwa Aragon adalah lintasan favorit Marc (Marquez). Masih ada 370 poin yang bisa diperebutkan, tetapi Aragon bisa memberi kita gambaran tentang siapa penantang gelar juara dunia yang sebenarnya,” ujar Rivola

koizumi

Kekhawatiran Aprilia terhadap Marquez cukup beralasan karena MotorLand Aragon merupakan salah satu sirkuit favorit pembalap Ducati tersebut. Marquez telah mengoleksi delapan kemenangan di kelas MotoGP di lintasan itu, termasuk dua kemenangan pada musim 2024 dan 2025.

Selain ancaman dari Ducati, Rivola juga menaruh perhatian terhadap konsistensi Aprilia ketika memasuki paruh kedua musim. “Secara statistik, dulu kami tampil buruk di paruh kedua musim, tetapi tahun lalu kami cukup kuat. Saya berharap catatan tahun lalu menjadi statistik yang lebih baik untuk masa depan. Kita lihat saja nanti,” tutur Rivola.

BACA JUGA : Bos Aprilia Tidak Mau Ambil Pusing Soal 3 Pembalapnya Posisi 1-2-3 Klasemen Sementara

Catatan tersebut mengacu pada performa Aprilia musim lalu yang mampu mematahkan tren negatif di luar Eropa melalui kemenangan Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez. Kini pabrikan asal Noale itu dituntut mempertahankan momentum agar tiga pembalapnya tetap mampu menguasai papan atas hingga penghujung musim.

BACA JUGA : Alex Marquez Jadi Rider Ducati Terbaik di Silverstone, Ternyata Ini Rahasianya

“Menurut saya tidak ada yang benar-benar berubah antara paruh pertama atau kedua. Yang paling penting adalah bagaimana kondisi fisik para pebalap. Akhirnya kami mendapati Jorge (Martin) dalam kondisi yang baik, dan Marco (Bezzecchi) punya waktu satu minggu lagi untuk pulih sebelum Aragon,” pungkas Rivola. Edhot

You May Also Like