Bos Dorna Pastikan MotoGP 2019 Jerman Tetap di Sachsenring, Hanya Saja…

BeritaBalap.com-CEO Dorna sebagai promotor pelaksana balap MotoGP, Carmelo Ezpeleta mengungkapkan informasi penting sehubungan berlanjutnya penyelenggaraan MotoGP 2019 di Sachsenring, Jerman. Ini terlepas dari konflik antara pihak ADAC dan Sachsenring Rennstrecken Management GmbH (SRM) selaku pengelola sirkuit.

Patut dipahami bahwa ADAC sebagai induk organisasi otomotif di Jerman punya kontrak penyelenggaraan MotoGP hingga tahun 2021. “Solusi terbaik adalah melanjutkan balapan di Sachsenring. Jadi sudah 99,9 persen dari MotoGP Jerman akan diadakan tahun depan di Sachsenring. Kami memiliki kontrak dengan ADAC di Munich dan berharap bahwa ADAC akan menemukan solusi umum dengan mereka yang bertanggung jawab di Saxony dalam waktu sesingkat mungkin karena perencanaan kalender sementara untuk 2019 sudah sangat maju, “terang Carmelo Ezpeleta dalam wawancara eksklusif dengan media asal Jerman, Speedweek.com.

“Saya juga meminta pendapat pembalap, bahwa kebanyakan dari mereka adalah mendukung balapan ini. Kehadirannya masih cukup besar disini. Itulah mengapa kami mencoba mempertahankan balapan di Saxony. Kami dijanjikan bahwa investasi akan dilakukan di area paddock, “tambah Carmelo Ezpeleta.

Infonya, memang hubungan antara ADAC dan SRM berakhir Mei lalu karena jaminan bank sebesar 400 ribu euro atau senilai Rp. 6,7 milyar tidak diberikan pihak SRM. Manajemen SRM mencurigai ADAC mengambil keuntungan dengan tambahan nilai kontrak 5 tahun kedepan dimana ada peningkatan dari nilai 3 juta euro menjadi 4 juta euro atau Rp. 67 milyar. Faktanya memang Dorna merahasiakan hal ini karena memang tunduk pada aturan kerahasiaan.

Disebut pula, bahwa trek Nurburgring belum layak masuk grade A berdasarkan hasil pemerikasaan Komisi Keselamatan, Franco Uncini pada Agustus 2017. Butuh investasi hingga 20 juta euro. Wow… Mengacu problem ini, ADAC mengaku siap mengambil alih jika tidak ada kesepakatan karena diklaim MotoGP Jerman memberikan omzet antara 20 hingga 30 juta euro atau sekitar Rp. 500 milyar. Maksudnya perputaran uang yang terjadi dalam rangkaian balap tersebut.

Saat MotoGP Minggu kemarin (15 Juli), penonton yang hadir sekitar 89 ribu orang pada hari Minggu, total 193 ribu selama 3 hari. “Masa depan MotoGP Jerman ada di tangan mereka, “ujar Carmelo Ezpeleta. Infonya, saham GRM GmbH sedang berproses untuk dibeli mayoritas oleh pemilik tim Superbike Jerman, Matthias Moser. Yang pasti, SRM tidak memiliki kontrak lagi untuk MotoGP 2019-2021 karena memang terlilit hutang sejak penyelenggaraan tahun 2017. BB1

Facebook Comments

You May Also Like