BeritaBalap.com- Bos Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, meyakini Aprilia Racing pada akhirnya bakal menerapkan team order untuk membantu Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026. Menurutnya, langkah tersebut merupakan strategi yang masuk akal ketika persaingan menuju titel semakin ketat.
Martin kembali memimpin klasemen sementara setelah MotoGP Mandalika 2026 dengan koleksi 355 poin, hanya unggul dua angka atas Marc Marquez. “Datang dengan selisih dua poin di belakang Martin dan tetap tertinggal dua poin saat meninggalkan sirkuit adalah sebuah keberhasilan bagi kami,” buka Tardozzi.
Pada seri Mandalika, Marquez berhasil memenangkan Sprint Race, tetapi hanya finis keenam dalam balapan utama, sedangkan Martin menempati posisi keempat pada Sprint Race dan finis ketiga pada balapan Minggu. Meski Ducati mampu menjaga jarak di klasemen, Tardozzi menilai keunggulan performa Aprilia masih menjadi tantangan besar bagi timnya.
“Masalah sebenarnya adalah Aprilia terbukti jauh lebih unggul, terutama di sini (Mandalika-red). Jika kami bisa bertahan (pada balapan berikutnya-red) di Australia, menurut saya Kejuaraan Dunia masih bisa kami kendalikan,” ujarnya.
Aprilia sejauh ini mengisyaratkan belum akan memberlakukan team order selama para pembalapnya masih memiliki peluang matematis untuk merebut gelar juara dunia. Namun, Tardozzi memperkirakan situasi tersebut bisa berubah seiring semakin dekatnya akhir musim, terutama jika salah satu pembalap Aprilia memiliki peluang gelar yang lebih kuat.
BACA JUGA : Menang di Mandalika, Marco Bezzecchi Rayakan Podium dengan Gilingan Merica! Apa Artinya?
“Saya yakin cepat atau lambat Aprilia akan mengeluarkan team order. Hal itu terasa tepat dan logis bagi saya dan saya akan melakukannya,” pungkas Tardozzi, yang memiliki pengalaman terkait instruksi tim Ducati, termasuk kontroversi pesan Mapping 8 kepada Jorge Lorenzo pada perebutan gelar 2017. Edhot



















