Bos Tim Manual Tech Kasih Masukan IMI, Ini Soal Award !

BeritaBalap.com-Pemberian award alias penghargaan yang setiap tahun diberikan IMI (Ikatan Motor Indonesia) kepada para rider berprestasi tidak luput dari perhatian bos tim Manual Tech, Ibnu Sambodo, akrab disapa Pak De. Bagi yang belum paham, ini pemain balap puluhan tahun. Hampir 3 dekade alias 30 tahun. Yang lain, belum mainan bebek 4 tak, ini sudah dolanan alias mainan saat era Suzuki Shogun (kebo) ataupun Crypton/Vega.

Tahun 2017 ini, pasukan Manual Tech KYT Kawasaki Racing yang bermarkas di Jl. Kaliurang Km 8,4 Sleman, Yogyakarta sukses membawa tim tanah air untuk pertama kalinya merebut juara Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) kelas paling bergengsi Supersports 600. Terlepas dari ridernya asal Malaysia, Azlan Shah Kamaruzzaman, tetapi ini adalah murni tim Indonesia.

Jangan lupa pula kalau Manual Tech sukses membawa petarung Indonesia, Gupita Kresna merenggut juara Underbone 130 (UB130) saat ARRC 2014-2015. Inipun rekor tersendiri selama 2 tahun berturut-turut. Lebih lanjut, Pak De punya masukan atau saran menarik untuk Pengurus Pusat (PP) IMI. Dalam konteks ini, pihak yang berhubungan dengan pemberian award setiap tahun.

“Usul saya agar kedepan, ada apresiasi atau penghargaan untuk pemilik atau manajer tim. Ingat bahwa rider dan tim itu sebuah sistem. Satu kesatuan. Tidak terpisahkan. Rider tidak dapat berprestasi spesial, jika tidak didukung manajemen tim yang solid. Pemilik atau manajer tim yang jungkir-balik, atur sana atur sini. Saya pikir, ini harus dipikirkan, terlebih yang punya prestasi spesial. Saya saja tidak pernah dapat. Kita harus saling memotivasi, “tutur Pak De yang di musim depan masih dengan formasi 3 racer yang sama, yaitu Azlan Shah dan Yudhistira di Supersports 600 dan AM Fadli di Sport 250 cc.

“Contoh saja, mengapa Gerry Salim bisa juara Asia kelas AP250 (ARRC 2017), kan karena support manajemen Astra Honda Racing Team. Tim kita juga sebagai tim tanah air pertama yang raih juara Supersports 600. Belum pernah selama ini. Ini masukan saya saja, semoga diperhatikan dan diterima untuk kedepan yang lebih baik dan lebih aspiratif. Tidak diterima juga tidak apa-apa. Kan ini hanya saran. Saran penghargaan buat pemilik atau manajer tim, “tambah Pak De.

Yang namanya input alias masukan, itu penting. Saling mengisi. Soal diakomodir atau tidak tergantung kerangka berpikir yang menghadirkan IMI Award. Jadi teringat penghargaan yang diberikan organisasi sepakbola dunia (FIFA) setiap tahun, bukan hanya buat pemain, juga pelatih dan sebagainya. Dibuat lebih komprehensif dan menyeluruh sehubungan kinerja sebuah tim sepakbola. BB1

Facebook Comments

You May Also Like