Boyolali Fun Race 2018 : Sirkuit Konsep Trek Gokart, Awas Tikungan Terakhir !

Beritabalap.com-Sekitar satu setengah bulan lalu sirkuit Boyolali Jawa Tengah mulai bisa dipakai balap. Secara konsep awalnya, trek permanen ini sebenarnya dirancang untuk sirkuit Gokart dengan tujuan komersil sebagai pemasukan Pemkab Boyolali dengan biaya sewa Gokart Rp. 50.000,- per 2 lap. Oh begitu !

Namun seiring berjalan waktu, banyak tim road race lokal maupun privateer di kawasan Solo dan sekitar yang menyewanya untuk latihan mereka. Ini dibawah pengawasan Federasi Olah Raga Balap Motor (FOBM) Boyolali yang tentunya dibawah naungan KONI Boyolali. Seiring waktu, akhirnya semakin banyak pembalap yang berlatih disini.

Sinyal positifpun ditangkap oleh FOBM dengan menghelat ajang Boyolali Fun Race 2018 pada hari Sabtu-Minggu ini (21-22 Juli). Dengan disupport oleh Polres Boyolali, Fun Race ini dikemas dalam rangkaian HUT Bhayangkara yang ke 72. Dari pantauan BeritaBalap.com sejak hari Kamis sudah banyak pembalap berlatih di sirkuit yang memiliki spesifikasi panjang total 1,3 km dengan lebar 8 meter..

Dengan spek tersebut sebenarnya lintasan ini sudah layak untuk event kejurnas. Hanya saja sirkuit yang memiliki 11 tikungan variatif ini masih harus ada koreksi untuk keamanan pembalap dan juga penonton. Dibangun di atas lahan kosong, tinggi badan aspal dengan tanah masih sangat tinggi sekitar 20 cm sehingga sangat beresiko jika ada kejadian pembalap keluar lintasan.

Dengan dua tikungan chicane di R2 dan R11 atau terakhir, maka yang patut diperhatikan untuk para pembalap adalah chicane terakhir dimana aspal sisi kiri sedikit bergelombang sehingga bisa menghempaskan racer hingga  keluar aspal.

Bahkan dari pantuan BeritaBalap.com yang hadir langsung di sirkuit sejak latihan kemarin, terbukti nyata sudah tiga kali crash di chicane terakhir dimana dua diantaranya motor dan pembalap terhempas ke jalur lawan arahnya hingga tenda paddock. Walaupun diantara dua jalur aspal ini sudah dipisahkan lahan tanah dengan lebar sekitar 4 meter, memang masih berbahaya. So, ini jelas akan bisa beresiko fatal ! Harus diantisipasi !

“Dari latihan beberapa hari lalu akan selalu menjadi koreksi kami di hari H agar lebih safety, pada titik chicane terakhir ini nanti, pinggirnya akan kami tambahkan pagar pembatas ban. Demikian agar jika terjadi crash lagi tak beresiko menabrak jalur lawan arahnya, ” tutur Chandra dari FOBM Boyolali. Yang penting, ada perbaikan dan evaluasi lebih lanjut untuk lebih baik kedepannya. d417

Facebook Comments

You May Also Like