BeritaBalap.com-Sejarah untuk pertama kalinya sejak aturan Hak Konsesi diperkenalkan akhir tahun 2023, bahwa Ducati turun dari Peringkat A ke Peringkat B.
Yap, ini perhitungan hingga pertengahan musim 2026. Faktanya memang Ducati tidak mendominasi lagi walaupun diperkuat oleh 3 tim dengan total 6 pembalap. Data detail soal persentase pencapaian nilai dapat dilihat di bawah berita ini.
Alhasil, Ducati saat ini sama dengan Aprilia di Peringkat B. So, penurunan peringkat ini memberikan fasilitas yang lebih terbuka bagi Ducati. Misal penggunaan 20 ban Michelin tambahan untuk pengujian pribadi.
Tapi ini dianggap tidak signifikan karena peralihan tahun depan dengan Ban Pirelli. Juga Ducati dapat beroleh 3 kali balapan wildcard. Secara logika, kondisi ini dapat dipakai untuk persiapan Nicolo Bulega di tim satelit Pertamina Enduro VR46.
BACA (JUGA) : Siapa Kepala Mekanik Quartararo Saat Pindah Ke Honda Tahun Depan ?
Pada sisi lain, Aprilia saat ini naik ke Peringkat B (dari sebelumnya C). Para petarung Aprilia memang kerap podium. Termasuk duet tim satelit Trackhouse, Ai Ogura dan Raul Fernandez. Alhasil, ada pengurangan penggunaan ban dan wildcard (dari jatah 6 kali menjadi 3 kali).
Bagaimana dengan pabrikan lain ? KTM tetap dengan Hak Konsesi C, sedangkan Honda turun dari C ke peringkat D menemani Yamaha. BB1
Peringkat Pabrikan (Hingga Paruh 2026) :
Ducati : 657 poin (84,56 % ; Peringkat B)
Aprilia : 561 poin (72,20 % ; Peringkat B)
KTM : 387 poin (49,81 % ; Peringkat C)
Honda : 247 poin (31,79 % ; Peringkat D)
Yamaha : 183 poin (23,55 % ; Peringkat D)
Aturan Konsesi MotoGP :
Peringkat A : 85 % atau lebih dari total poin tersedia
Peringkat B : Antara 60 % dan 85% dari total poin tersedia
Peringkat C : Antara 35 % dan 60 % dari total poin tersedia
Peringkat D : Kurang dari 35 % dari total poin tersedia














