Ex Rider Jatim Nyatakan Tolak Iuran Buat KTA Ex Rider Indonesia 250 Ribu

BeritaBalap.com-Menarik dicermati dan pastinya dibicarakan lebih lanjut untuk dicarikan pemecahan masalahnya. Ini soal Ex Rider Jawa Timur (Jatim) yang menolak adanya kewajiban untuk membayar iuran KTA (Kartu Tanda Anggota) sebesar 250 ribu. Jadi ini biaya di awal dan untuk setiap tahun perpanjangannya 100 ribu.

Konteks ini memang sudah tertuang dalam peraturan Ex Rider Indonesia dan sudah dilaksanakan oleh banyak provinsi. Nah, Ex Rider Jatim punya pendapat berbeda dimana mereka menolak bahwa untuk dapat balapan Ex Rider, maka wajib membayar uang KTA tersebut. Bagi mereka balapan Ex Rider sebagai wadah silaturahmi dan tidak perlu dibebani biaya.

“Awal berdirinya komunitas Ex Rider itu sebagai ajang silahturahmi di sirkuit sehingga tidak ada yang namanya sumbangan iuran, “ujar Dian Kampret, mantan pembalap Jatim era 2000-an.

koizumi

BACA (JUGA) : Terjawab Sudah Siapa Pendamping Galang Hendra di Balap AP250 ARRC 2026 Tim Yamaha Akai Jaya MBKW2

“Saat ini beberapa pembalap yang ikut di kelas Ex Rider cukup mampu di sisi finansial team. Sisanya hanya sebatas meramaikan serta reunian di balap resmi. Jadi klo KTA diwajibkan sebagai bentuk legalitas untuk mengikuti event balap, maka Ex Rider Jawa Timur dengan tegas menolak, ” timpal Canda Edux selaku Ketua Ex Rider Jawa Timur seusai dikukuhkan (26/02) di kawasan Semolowaru Surabaya.

Bagaimana tanggapan pengurus teras Ex Rider Indonesia yang mengurusi hal ini ?  “Ya karena ini kesepakatan bersama yang dihadiri lebih dari setengah provinsi yang ada di Indonesia dan mereka nggak datang, “ujar Inuk Blazer selaku Sekjen Ex Rider Indonesia saat berkomunikasi dengan Berita Balap dan Video Balap.

BACA (JUGA) :  Apakah Setuju ASM dan VEP Rider Indonesia Paling Menonjol Berdasar 2 Alat Ukur : Event Level Dunia dan Raih Podium ?

“Selain sebagai bentuk validasi, juga nominal tersebut untuk pergantian biaya cetak sebesar 100 ribu sedangkan Rp 150 ribu digunakan untuk operasional pengurus Ex Rider Indonesia. Untuk operasional sudah tertuang di AD/ART komunitas Ex Rider Indonesia sekaligus hal ini sebagai bentuk validasi ketika pembalap tersebut mengikuti event di daerah lain, “tukas Rovic, Humas Ex Rider Indonesia.

Solusinya, silaturahmi dan duduk bersama ya untuk menemukan kesepakatan. Semoga ada titik temu, amin. BB1/Chandra

Susunan Pengurus Ex Rider Jatim : 

Pembina : Pengprov IMI Jatim
Ketua : Cansa Edux Noveldy
Wakil : Alex Hermawan
Sekretaris : Irvan Harada
Bendahara : Teguh
Bidang hukum : Dicky Astro
Ketua Harian : George Afredi

 

 

 

 

You May Also Like