Gigi Dall’Igna Beberkan Perbedaan Antara Motor Pecco dan Marquez

BeritaBalap.com- General Manager Ducati Corse, Gigi Dall’Igna membeberkan perbedaan antara motor Francesco ‘Pecco’ Bagnaia dan Marc Marquez. Hasl ini diungkapkannya pasca MotoGP Austin 2025 yang menjadi titik Pecco setelah mengalami awal musim yang sulit.

Pembalap Ducati Lenovo Team ini kembali ke jalur kemenangan saat berlaga diatas Circuit of The Americas (COTA) pada (31/3) dini hari WIB. Ketika ditanya mengenai perbedaan antara motor yang digunakan oleh Pecco dan rekan setimnya, Marquez, Dall’Igna mengungkapkan perbedaan tersebut.

“Selalu ada perbedaan antara motor dari dua pengendara yang berbeda, karena mereka jelas memiliki kebutuhan dan gaya berkendara yang berbeda. Dari sudut pandang set-up, tetapi juga dari sudut pandang suku cadang yang digunakan pada motor, mungkin ada perbedaan. Selalu ada dan akan selalu ada, terutama dalam manajemen seperti Ducati, yang selalu berorientasi pada membangun sepeda motor di sekitar pengendara,” kata Dall’Igna dilansir dari Sky Sport.

koizumi

Dall’Igna juga membantah adanya perubahan teknis pada motor yang digunakan Bagnaia untuk Grand Prix Austin. Menurutnya, motor yang digunakan di Austin memiliki spesifikasi yang sama dengan yang dipakai di Argentina. “Suku cadang teknis yang kami gunakan di Austin sama dengan yang kami gunakan di Argentina. Pastinya beda setting, tapi base motornya tetap sama,” tegasnya.

BACA JUGA : Hasil MotoGP Austin 2025 : Pecah Telur! Pecco Bagnaia Raih Kemenangan, Marquez Terjatuh

Setelah kemenangan di Austin, Ducati kini mengalihkan fokus ke MotoGP Qatar 2025 yang akan berlangsung dalam dua pekan ke depan di Sirkuit Losail. Dall’Igna menyebut bahwa sirkuit tersebut biasanya cocok dengan karakteristik motor Ducati dan sangat disukai oleh Pecco.

BACA JUGA : Adab Pecco Tundukkan Kepala Ketika Rekannya di VR46 Riders Academy Berikan Selamat Pasca Jawara MotoGP Austin

“Losail adalah sirkuit yang biasanya kami sukai dan khususnya Pecco sangat menyukainya. Mungkin Marc kurang menyukainya, tapi pada akhirnya balapan selalu menjadi balapan, jadi bahkan mereka yang difavoritkan pun mungkin tidak akan memenangkannya dan mereka yang berada di posisi kedua bisa mendapatkan hasil yang penting. Balapan motor selalu bagus karena alasan itu,” tutup Dall’Igna. Edhot

Facebook Comments

You May Also Like