Grand Final Motorprix 2017 Aceh : Bukti Trek Berbahaya, Bagaimana Pengawasan IMI ?

BeritaBalap.com-Silahkan cermati foto-foto pada berita ini yang notabene merupakan sedikit ilustrasi dari sirkuit yang dipakai dalam babak penentuan alias Grand Final Motorprix 2017 di Aceh Timur (2-3 Desember). Ingat, ini balapan pamungkas yang menentukan. Para gacoan region berkumpul disini. Mereka adu skill dan gengsi dan kehormatan.

Apakah karung pembatas atau ban sudah sangat dan sangat cukup ?

Namun sayangnya ada beberapa bagian dari lintasan non-permanen yang relatif kurang safety. Kurang karung atau ban pembatas, padahal dalam momen top-speed. Bahaya bos ! Silahkan lihat saja ya foto-foto ini. Portal beritabalap.com yang paling lengkap bicara berita balap sejak awal mempertanyakan dan mengkirik yang konstruktif mengapa tidak memilih trek permanen yang lebih aman-terkendali ?

Tapi sudahlan. Sudah terlanjur ! “Jangan bandingkan dengan Grand Final Motorprix 2016 di Sidrap, Sulsel. Itu jauh berbeda karena memang Sidrap itu permanen, “tukas Deddy Permadi, advisor Yamaha Bahtera Racing. Berarti ini kemunduran dong jika dikomparasi antara Grand Final Motorprix 2016 dan 2017.

koizumi

Mengapa IMI selalu kampanye “edan” soal kelayakan sirkuit permanen ? Apakah hanya retorika politik saja ? Tapi, sudahlah nasi sudah menjadi bubur. Bubur kita makan saja ya. Semoga semuanya berjalan lancar. Kedepan IMI wajib hukumnya lebih baik dan lebih bijaksana.

Semua demi kemaslahatan bersama. Keamanan bersama. Ada pepatah, “Sesal Kemudian Tiada Berguna”. Soal trek harus diantisipasi lebih serius dan lebih serius. Jangan pula ada asumsi ada unsur lainnya di belakang layar ! Hemmm… tim

Facebook Comments

You May Also Like