Honda Dream Cup 2019 Purwokerto : ART Jogja Turunkan 8 Rider, Ada 2 Yang Absen, Kenapa ?

BeritaBalap.com-Hajatan balap satu merk alias One Make Race dengan titel Honda Dream Cup 2019 (HDC 2019) akan dihelat di Sirkuit GOR Satria Purwokerto, Jawa Tengah, akhir pekan ini (17-18 Agustus). Oh ya, jangan tanya kenapa tidak di sirkuit permanen ya. Kadang memang persepsi IMI untuk menganjurkan balapan di trek permanen berbeda dengan kemauan promosi yang memilih lintasan di tengah kota agar efektif dalam konteks marketing. Anyway, HDC itu identik dengan aura promosi dan brand image dan awareness. Paham ya !

Tentu saja, bicara peta kompetisi HDC 2019 Purwokerto adalah menarik menginvestigasi formasi pasukan Astra Motor Racing Team Yogyakarta, populer disebut ART Jogja yang diturunkan. Disebut menarik karena dalam 3 event bergengsi terakhir selalu dominan meraih podium juara. Itu dalam 2 kali Kejurnas OnePrix 2019 dan satu kali di Motoprix 2019 region A (Jawa).

Pertanyaannya, berapa kekuatan pembalap dalam HDC 2019 Purwokerto ? Apakah jumlahnya sama dengan OnePrix ataupun Motoprix ? Ternyata berbeda, bro dan sista. Baru tahu kan ? Makanya sering-sering baca portal BeritaBalap.com yang paling lengkap bicara Berita Balap. Jangan yang lain, yang tidak pernah turun ke daerah-daerah ! Nanti ketinggalan informasi. BeritaBalap saja ya. He he he he he….

Rudi Hadinata alias Rudi BatMan, manajer Astra Motor Racing Team Yogyakarta yang akan diperkuat 8 pembalap di HDC 2019 Purwokerto

“Kita akan turunkan 8 pembalap. Itu terdiri dari Fitriansyah Kete, Dicky Ersa, Aditya Prakoso, M Restu, Afi, Veda Ega, Diandra dan Decksa Almer. Untuk Diandra semoga lekas sembuh karena cedera saat Astra Honda Racing School di Tasik, “terang Rudi Hadinata selaku manajer tim ART Jogja yang pastinya diback-up mekanik Mlethiz MBKW2. Jadi dua orang ini sulit dipisahkan sejak musim balap 2006. itu saat masih tim privateer. Penulis jadi saksi hidupnya.

Pertanyaan kritisnya, kok hanya 8 pembalap saja ya ? Kemana nama seeded Afridza dan pemula Herjun ? “Jadi untuk Afridza dan Herjun memang sudah kita proyeksikan sejak awal tahun, bahwa mereka fokus di OnePrix dan Motoprix yang berlangsung di sirkuit permanen. Itu karena memang mereka juga fokus di balap internasional yang pastinya dihelat di lintasan permanen, “tambah Rudi Hadinata yang akrab disapa Rudi Trijaya alias Rudi BatMan. BB1

Facebook Comments

You May Also Like