Jelang Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 Sumedang : Grasstrack Resmi Vs Grasstrack Liar

BeritaBalap.com- Wow,… Grasstrack resmi versus alias lawan grasstrack liar mengancam gelaran Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 15-16 September 2018 di Sumedang, Jawa Barat. Tentu saja event Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 merupakan event resmi yang sudah mengantongi surat rekomendasi dari Pengprov IMI Jabar.

BACA JUGA : Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 (Sumedang) : Berbekal Ijin Resmi, Dedeng Kuwu Tetap Lanjut Demi Pembinaan Grasstracker Meskipun Terancam Event Grasstrack Liar

Sedangkan event grasstrack liar tanpa rekomendasi dari Pengprov IMI Jabar di tanggal dan kota yang sama juga akan di gelar. Gawat ini, harus jadi perhatian pihak terkait. Gimana Pengprov IMI Jabar ? Harus berani tegas dan tegas !

Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 merupakan event resmi yang sudah mengantongi surat rekomendasi dari Pengprov IMI Jabar

Event resmi Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 sendiri akan berlangsung di sirkuit Batu Warna, desa Ungkal, Congeang, Sumedang, Jabar. Sedangkan Event grasstrack liar bertitetl Grasstrack & Super Grasstrack Agung Laksana akan berlokasi di desa Sarimekar, Kec. Jatinunggal, Wado, Sumedang, Jabar.

Wow…. Dalam satu kota di saat yang bersamaan. Bedanya, yang satu event resmi sedangkan yang satu event liar.

Untuk ijin penyelenggaraan event grasstrack liar, dapat ijin dari Kepala Desa setempatkah??? Pak Camat setempatkah???? Atau pihak Polsek setempatkah???

Pendaftaran dan tiket penonton gratis menjadi iming-iming kuat gelaran grasstrack liar. Pertanyaan kritispun menguak. Siapakah penyelenggara dan yang memberikan ijin grasstrack liar tetap berlangsung ? Kalau penyelenggara, sudah jelas melalui akun Facebook bernama Herman Denok selaku Promotor. Kemudian untuk ijin penyelenggaraan event, dapat ijin dari Kepala Desa kah ??? Pak Camat setempatkah ???? Atau pihak Polsek setempatkah ???

Raja Batu 77 DND Grasstrack Open 2018 merupakan event grasstrack resmi yang masuk dalam agenda event Pengrov IMI Jabar

Pastinya, event Grasstrack & Super Grasstrack Agung Laksana tidak mengantongi ijin dari pihak Pengprov IMI Jabar selaku induk organisasi yang menaungi kegiatan tersebut. Jika event grasstrack liar ini tetap di biarkan, tentu saja hal ini sangat mengganggu event grasstrack resmi yang sudah membayar ijin demi keluarnya surat rekomendasi dari IMI Jabar. Ekses yang terjadi, terpecahnya grasstracker yang mengikuti gelaran event, mengingat di saat yang bersamaan juga terselenggara hajatan liar. Edhot

Facebook Comments

You May Also Like