BeritaBalap.com-Marc Marquez (Ducati Lenovo) terlihat sangat sulit, bahkan pada akhirnya tidak bisa melibas Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46) dalam perjalanan 24 lap MotoGP Brasil, Minggu (22 Maret).
Padahal mereka sama-sama membesut Desmosedici GP26 dan pastinya Marquez punya pengalaman dan mental yang jauh lebih baik. Teknisi tim pabrikan juga pastinya lebih komprehensif dibanding tim satelit.
Mereka memang terlihat beberapa kali saling overtake sebelum akhirnya Giannantonio melepaskan diri hampir setengah detik di lap akhir. Maruquez harus puas di posisi ke-4. Pertanyaan kritisnya, ada apa dengan kondisi Marc Marquez ?
Apakah faktor usia yang sudah 33 tahun dan secara alami perfoma memang menurun dibanding Giannantonio yang berumur 27 tahun atau ada faktor lain ? Intinya, juara dunia MotoGP 2025 tersebut merasa belum menunggangi motor seenak dan senyamana musim 2025 lalu.
“Saya sangat menantikan untuk menonton tayangan ulangnya karena saat saya berada di atas sepeda, saya merasa seperti sedang berkendara dengan cara yang sangat aneh. Saya tidak merasa seperti tahun lalu yang menikmati, nyaman dan menggerakkan tubuh dengan baik, ”ucap Marc Marquez yang dikutip Berita Balap dari Motorsport.com.
BACA (JUGA) : Dominasi Lanjutan Aprilia Borong Podium 1-2 MotoGP Brasil, Marquez Finish ke-4
“Saya kaku. Saya tidak rileks. Saya tidak bermain-main. Saya mengalami ketakutan yang tidak sepenuhnya saya mengerti dan itulah yang sedang kami upayakan, ”tambah Marc Marquez saat setelah Sprint Race MotoGP Brasil.
Disamping itu, kondisi aspal juga disebut Marquez menjadi penampilannya tidak optimal. Beberapa bagian memang bermasalah dimana permukaannya menipis dan batu juga berterbangan seperti di tikungan 11 dan 12 yang harus lebih hati-hati.
“Dalam balapan hari ini, sebenarnya ada peluang untuk naik podium, tetapi saya melakukan kesalahan di tikungan tempat aspalnya mulai menipis. Saya hampir kehilangan kendali bagian depan karena terlalu memaksakan diri, ”timpal Marquez. BB1















