Lenon Koniyo Sempat Pesimis Regulasi 2026 Tapi 1162 Starter Golden Drag War Jadi Bukti Drag Gorontalo Tetap Membara

BeritaBalap.com- Ketua Harian IMI Gorontalo, Lenon Koniyo sempat menyuarakan pesimismenya terhadap regulasi baru 2026 yang ditetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia Pusat. Ia mengaku khawatir aturan tersebut akan berdampak pada jumlah starter, khususnya di kelas Drag Bike. Namun setelah dilakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada klub dan tim privater, respons yang diterima justru di luar dugaan. Antusiasme peserta meningkat signifikan untuk ambil bagian dalam event kedua sebelum Ramadan, yakni Golden Drag War 2026 yang digelar 13–15 Februari di Sirkuit NP Baypass Bone Bolango.

“Awalnya saya cukup pesimis melihat situasi dan regulasi baru ini. Tapi ternyata club dan tim privater menyambut baik. Semangat mereka luar biasa,” ungkap Lenon.

Tak hanya berbicara soal regulasi, Lenon juga melakukan evaluasi teknis, khususnya pada tata cara pengisian bahan bakar yang dinilai masih kurang tertata alias crowded. Ia menyoroti belum optimalnya pembagian dua area khusus pengisian sebelum kendaraan memasuki green area, seperti pada event sebelumnya. Catatan ini menjadi perhatian serius panitia demi peningkatan kualitas teknis dan fasilitas ke depan.

koizumi

Dari sisi partisipasi, angka starter menjadi bukti bahwa kekhawatiran awal tak terbukti. Tercatat 417 starter untuk Drag Bike dan 745 starter untuk Drag Race—angka yang jauh melampaui feeling pribadi Lenon yang sebelumnya memprediksi hanya 200-an peserta Drag Bike dan 500-an Drag Race. Total lebih dari 1.162 starter di event kedua awal tahun ini menjadi capaian yang terbilang impresif.

‎Standar keamanan pun tak luput dari perhatian. Mulai dari barikade penonton, ketersediaan APAR, hingga safety riding untuk pembalap telah diterapkan di tujuh kelas utama. Para rider diwajibkan menggunakan wearpack, termasuk di kelas Women Only, meski masih ditemukan beberapa yang menggunakan body protector sebagai alternatif.

‎Menutup evaluasinya, Lenon menyampaikan harapan besar agar kebangkitan otomotif Gorontalo, khususnya drag bike, terus berlanjut dengan regulasi baru yang semakin memudahkan tim. Ia optimistis event selanjutnya akan lebih baik, apalagi Gorontalo mendapat jatah Round 1 untuk SDS (Sulawesi Drag Series) serta Kejurnas Drag Bike.

‎“Mari sama-sama kita bangkitkan lagi otomotif Gorontalo. Saya tetap akan support, terutama untuk tim-tim privater. Ayo kita ramaikan lagi,” tegasnya penuh semangat. BB1

You May Also Like