Livio Suppo Ungkap Stoner Pernah Ditawar Honda 160 Milyar/Tahun Tapi Ditolak


BeritaBalap.com-Mantan manajer tim Repsol Honda yang mundur akhir 2017, Livio Suppo menyebutkan bahwa petinggi HRC pernah kebingungan ketika Casey Stoner memutuskan untuk pensiun. Itu kejadiannya 8 tahun lalu (2012).

“Saya akan pensiun pada akhir musim, ini bukan MotoGP yang saya sukai, “tegas Stoner saat itu. Pastinya Honda saat itu belum yakin dengan sosok Marc Marquez. Tidak orang yang dapat membayangkan keberhasialnnya seperti saat ini.

BACA (JUGA) : Pernah Kerja Bareng Stoner Dan Marquez, Ini Beda Keduanya Menurut Livio Suppo


Alhasil, berbagai cara dilakukan Shuhei Nakamoto selaku presiden HRC untuk membujuk Stoner agar tidak jadi pensiun. Bahkan disebut oleh Suppo, Honda menawarkan angka 10 juta euro per-musim atau sekitar Rp. 160 milyar/tahun.

Ingat ya, itu saat 8 tahun yang lalu (2012). Saat inipun nilai tersebut tergolong tinggi, Marc Marquez saja saat ini dibayar kisaran 12,5-15 juta euro/tahun.

BACA (JUGA) : Ternyata Late Braking Marquez Tiru Cara Stoner, Seperti Apa ?

“Itu adalah tawaran yang mengerikan dan bagi seorang pemuda berusia 27 tahun untuk mengatakan tidak. Dan saya sangat menghargai ini. Casey selalu konsisten, benar atau salah. Jadi kami berhenti berusaha, kami banyak meningkatkan, tidak masuk akal untuk memaksanya balapan, “terang Livio Suppo.

“Menurut saya, dia mengumumkan pensiunnya terlalu dini, sejak saat itu dia menganggap enteng  perjalanan musim. Di Qatar – Suppo ingat dalam La Gazzetta dello Sport – ia berhasil ke-3 dan senang dengan kemajuannya, “tambah Livio Suppo. BB1

VIDEO Perbandingan TOP SPEED Motor Superbike Vs Moto2, Mana Yang Lebih Kencang :

 

Facebook Comments

You May Also Like