BeritaBalap.com- Marc Marquez menilai perubahan ban dari Michelin ke Pirelli akan menjadi perubahan teknis paling terasa saat MotoGP memasuki era baru pada 2027. Selain pergantian pemasok ban, kejuaraan dunia juga akan menggunakan mesin 850cc, melarang ride-height devices, serta memberlakukan pembatasan baru pada sektor aerodinamika.
Marquez menjadi salah satu pembalap reguler MotoGP yang sudah memiliki pengalaman menjajal ban Pirelli bersama motor prototipe 850cc dalam tes pasca-balapan di Brno. “Motor-motor itu akan berubah [tahun depan], tetapi tidak banyak,” buka Marquez
Rider berusia 33 tahun itu lalu menambahkan, “Maksud saya, tenaganya sedikit berkurang, tetapi ban akan menjadi perbedaan yang paling mencolok. Kami belum tahu [persisnya] – karena kami baru mencoba ban tersebut selama satu hari – tetapi setiap pabrikan ban menuntut gaya berkendara yang berbeda,” imbuhnya.
Menurut pembalap Ducati Lenovo tersebut, karakter ban baru berpotensi mengubah cara pembalap mengendalikan motor sekaligus menentukan pendekatan mereka sepanjang balapan. Kondisi ini membuat adaptasi terhadap Pirelli diprediksi menjadi salah satu pekerjaan penting bagi seluruh pembalap dan tim menjelang musim 2027.
Marquez juga sependapat dengan pandangan mantan rekan setimnya, Pol Espargaro, bahwa pembalap yang naik kelas dari Moto2 bisa memiliki keuntungan. Pasalnya, para rider muda tersebut sudah terbiasa menggunakan ban Pirelli sejak berlaga di kelas menengah.
BACA JUGA : Honda dan Fabio Quartararo Punya Satu Target di MotoGP 2027, Kembali ke Puncak
“Menurut saya, para pembalap muda yang datang dari Moto2 ‘terbiasa’ menggunakan ban Pirelli sejak awal, jadi akan sedikit lebih mudah bagi mereka untuk beradaptasi.Tapi kita lihat saja nanti, ini akan sangat menarik,” tukas Marquez. Edhot














