BeritaBalap.com- Kemenangan ganda yang diraih Jorge Martin dalam MotoGP Prancis 2026 di Le Mans menjadi momen emosional yang menandai kebangkitannya bersama Aprilia Racing. Pembalap asal Spanyol itu mengaku bersyukur telah memilih memperbaiki hubungan dengan tim setelah polemik kontrak yang terjadi musim lalu.
Pada musim 2025, Martin menghadapi masa-masa sulit akibat serangkaian kecelakaan yang membuatnya absen hingga 14 seri dan mengalami cedera serius. Dalam kondisi tersebut, ia sempat diam-diam menemui kru Aprilia di Le Mans dan menyatakan ingin memutus kontraknya setahun lebih awal.
Keinginannya itu segera mendapat penolakan keras, terutama dari CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang menegaskan tidak akan melepas sang pembalap. Setelah melalui negosiasi panjang dan intens, kedua pihak akhirnya sepakat untuk berdamai dan melanjutkan kerja sama.
Setahun berselang, di tempat yang sama, Martin justru menuai hasil manis dari keputusan tersebut. Rider berusia 28 tahun ini meraih kemenangan Grand Prix pertamanya bersama Aprilia pada Minggu (10/5/2026), setelah sebelumnya juga menjuarai sprint race di hari Sabtu.
“Bukan hanya fisik, sisi mental juga sangat sulit bagi saya musim lalu. Saya ingat berada di sini dan bilang ke Massimo bahwa saya ingin pergi. Saat itu, saya pikir itu adalah pilihan terbaik. Sekarang saya berterima kasih kepada Massimo karena telah mempertahankan saya. Saya bersyukur atas keputusan saya untuk akhirnya menghentikan pertarungan dan bertahan di Aprilia,” kata Martin.
BACA JUGA : Aprilia Borong Podium 1-2-3 MotoGP Le Mans
Ia menegaskan bahwa seluruh proses sulit yang ia jalani justru membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat. “Saya sangat senang bahwa semuanya berjalan ke arah yang benar. Saya bersyukur atas semua yang telah terjadi pada saya, karena itu menjadikan saya orang seperti sekarang. Itu bagian dari proses kehidupan,” pungkasnya. Edhot














