Masa Depan 2 Bintang MotoGP Ini Tergantung Motornya ? Potensi Besar Pindah 2027 ?

BeritaBalap.com-Juara dunia MotoGP sebanyak 3 kali (2010, 2012 dan 2015) Jorge Lorenzo bicara masa depan 2 bintang MotoGP yang dijamin talentanya spesial, Pedro Acosta dan Fabio Quartararo. Ini 2 nama petarung muda potensial MotoGP yang kerap mencurahkan perasaannya yang kurang puas dengan perfoma motor masing-masing.

Nah, menurut Jorge Lorenzo, bahwa masa depan keduanya akan tergantung dari hasil atau prestasi yang diukir tahun depan (2026). Tentu saja, ini berhubungan erat dengan ketangguhan motor RC-16 ataupun M1 V4. Jika mereka tidak puas, maka potensi untuk pindah tim semakin besar.

Kita bicara soal Pedro Acosta yang sebetulnya ingin tetap bertahan di KTM tetapi masih ragu dengan konsistensi pabrikan asal Austria tersebut. Walaupun berada di posisi ke-4 klasemen akhir tetapi Acosta yang masih berumur 21 tahun belum pernah menang. Tim VR46 jelas dan tegas mengakui bahwa mereka menginginkan Acosta.

koizumi

BACA (JUGA) : Otak Kencangnya Aprilia Bilang Marquez Tidak Akan Juara Dunia Jika Tidak Didukung Motor Spesial Ducati

“Itu tergantung pada hasilnya. Sekarang, jika Pedro (Acosta) mulai memenangkan 4 balapan berturut-turut, pasti pikirannya akan berubah dan dia ingin tetap di KTM, jadi itu tergantung pada hasilnya, “beber Jorge Lorenzo yang dikutip Berita Balap dari Crashnet.

Begitu juga dengan Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021 yang kerap mengeluhkan penampilan M1. Racer asal Perancis usia 26 tahun ini memang dibayar gede sama Yamaha. Kontraknya tertinggi dalam 2 tahun ini (2025-2026). Nilainya 12 juta euro alias lebih dari Rp. 200 milyar. Jika dia pindah, maka harus merelakan untuk tidak dapat cuan besar.  Terlebih jika ingin pindah ke tim Ducati.

BACA (JUGA) : Apa Itu Seksisme Yang Masih Dirasakan Bos Tim Gresini Nadia Padovani ?

“Dari perkataannya, sepertinya dia memberi kesempatan kepada Yamaha, dan kontraknya juga sangat bagus secara ekonomi. Tapi, ketika dia tidak punya uang, maka dia menginginkan uang. Tetapi ketika kamu mendapatkan uang tetapi tidak mendapatkan hasil, maka kamu kehilangan kesempatan untuk mendapatkan hasil. Jadi kamu tidak bisa mendapatkan semuanya, atau sulit untuk mendapatkan semuanya, “ucap Jorge Lorenzo yang saat ini menjadi pelatih khusus Maverick Vinales (Tech3 KTM).

“Saat ini, Ducati masih merupakan motor paling kompetitif, tetapi Ducati tidak perlu membayar sebanyak pabrikan lain yang sedikit tertinggal. Selalu ada keseimbangan dan pembalap perlu memutuskan dengan syarat tekad untuk menang yang mereka miliki, “tambah Jorge Lorenzo yang sekarang ini berusia 38 tahun. BB1

You May Also Like