Ninja Tune-up Terkencang di Kejurnas Dragbike 2019 Mamuju by Reski Motor Falqi AM 38 Racing Team FT RB

BeritaBalap.com- Bila menyebut Kejuaraan Nasional Dragbike yang terbayang adalah jumlah starter yang sepi. itu yang identik di Jawa. Nah, berbeda jelas dan tegas saat berlangsung Kejurnas Dragbike Regional 5 dan 6 putaran 7 di Mamuju Sulawesi Barat pada Minggu 7-8 September menyentuh angka 320 starter.

Pastinya, semua berkat kinerja dan loyalitas Q-Racing Production sebagai penyelenggara perlombaan. Lebih lanjut, ada satu hal yang bikin pecinta balap lintasan 201 m khususnya regional 5 dan 6 yang meliputi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua melotot.

Maksudnya tercengang dan takjub dengan prestasi tim ini. Tidak lain adalah keberhasilan pasukan Reski Motor Falqi AM 38 Racing Team FT RB yang sukses memecahkan rekor catatan waktu terbaik yakni 06,877 detik pada kelas Free For All (FFA) 450 cc Open.

Bos Akky Ltd selaku komandan Reski Motor Falqi AM 38 Racing Team FT RB

Yes, Kawasaki Ninja racikan mekanik Poter bikin Bintara Polisi bernama Bos Akky Ltd tersenyum sumringah. Sebabnya, selain memecahkan rekor tadi, motor ini juga mempersembahkan podium 1, 3 dan 5 di kelas Sport Tune Up s/d 155 cc.

Alhasil, belum afdol rasanya kalau belum mencari tahu apa sich yang jadi pembeda Ninja Tune Up ini dengan tim lainnya. Portal BeritaBalap.com yang paling lengkap bicara berita balap berupaya menginvestigasinya lebih dalam.

Karburator Keihin PWK 38

Dijelaskan oleh Moldi selaku manager, bahwa mengingat kapasitas mesin yang sudah bukan standar lagi, otomatis diameter porting masuk dan buang juga sudah besar, maka dari itu memerlukan perangkat karburator yang venturinya besar yakni PWK Sudco 38.

Tipikal pompa bahan bakar ini memang khusus melayani mesin korekan untuk putaran tinggi. Pengabutannya sangat asyik untuk 5.000 RPM ke atas. Oh ya, pasokan bahan bakar dilayani kombinasi pilot jet 65 dan main jet 160.

Kemudian disempurnakan dengan membran V-Force 3 yang sudah terkenal mampu mempercepat aliran gas dan efesien menutup celah pada kompresi bawah. Lidahnya dari karbon kualitas tinggi yang kerjanya otomatis membuka sesuai tekanan kompresi.

Untuk kompresi diplot pada angka 13,7 dengan trik memapas head-cylinder setebal 1,5 mm, sedangkan tinggi port-exhaust yaitu 26 mm dari standar menjadi 28,5 mm. Kalau lebarnya menjadi 42 mm. “Untuk penunjang kinerja pengapian, kita pakai CDI RC 100 asli Jetcooled yang tidak kalah dengan merk lain. Limiter RPMnya relatif tinggi. Untuk magnet dan koil, masih pakai magnet standar dan koil YZ 125, ’’bilang Moldi.

 

Pada bagian lain, Moldi kepada penulis menerangkan penggunaan piston NPP, kruk-asnya punya KR08 dan knalpot Creampie Muffler Yogyakarta. Tinggal kemudian mengatur perbandingan rasio. Untuk gigi 1 (16/28), porsneling 2 (20/28), kecepatan 3 (20/24), rasio 4 (23/24), sedangkan rasio 5 (21/20) dan 6 diangka (22/19). Terakhir, perbandingan final gear efektif pada angka 13-39 untuk menu lintasan 201 meter. D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like