Otak Kencangnya KTM Ungkap Beda Top Speed MotoGP Sekarang 1000 cc dan Saat Regulasi Baru 2027

BeritaBalap.com-Otak kencangnya KTM saat ini Sebastian Risse mengungkap perbedaan utama antara mesin MotoGP saat ini yang 1000 cc dengan saat regulasi baru 2027 yang berkurang menjadi silinder 850 cc plus aturan perangkat aero yang lebih simpel dan larangan perangkat ketinggian.

Jadi menurut Sebastian Risse yang sukses hantar pacuan KTM RC-16 merebut podium terbaik dalam MotoGP Buriram Thailand dengan rider Pedro Acosta, bahwa dengan mesin sekarang, maka perfoma 1000 cc tidak keluar optimal untuk trek tertentu.

Konteks ini yang akan membuat mesin 850 cc lebih baik pada lintasan khusus. Misal ketika ketemu sirkuit Jerez Spanyol ataupun Misano Italia. Nmaun dalam momen top speed atau kecepatan puncak, secara umum itu diprediksi ada penurunan antara 15 hingga 20 Km/Jam.

koizumi

BACA (JUGA) : Kenapa Marquez Sebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2025 Paling Spesial Dibanding Jawara Dunia Sebelumnya ?

“Itu sangat bergantung. Saya rasa masih terlalu dini untuk membicarakan ban, tetapi jika kamu hanya melihat tenaga mesin, maka ada beberapa trek dimana hampir tidak pernah memacu mesin 1000 cc saat ini dengan kecepatan penuh. Jadi, jika kamu melihat Misano, jika kamu melihat Jerez, saya rasa mereka tidak akan lebih lambat dalam hal waktu putaran. Tetapi di beberapa trek, mereka lebih lambat, itu jelas, ”ucap Sebastian Risse selaku Direktur Teknik KTM MotoGP.

BACA (JUGA) : Siapa 3 Pembalap Yang Diincar Yamaha Dampingi Jorge Martin Tahun Depan ?

“Jadi, ketika kamu memiliki beberapa lintasan lurus yang panjang, kamu akan mengalami kerugian akibat perangkat pengatur ketinggian kendaraan dan tenaga yang lebih rendah. Tapi saya pikir ini adalah cara yang cukup sehat untuk membuatnya lebih lambat karena ini tidak akan mengurangi daya tarik pertunjukan.” 

“Jadi, jika saya melihat semua pelajaran yang telah kami peroleh dan betapa positifnya performa kami saat ini dengan motor baru kami, maka saya rasa pada separuh trek, waktu putaran kami mungkin tidak akan lebih lambat dari sekarang. Pada sisi lain, kami akan melaju lebih lambat, kami masih harus menentukan seberapa lambatnya. Tetapi perbedaan kecepatan maksimum, saya pikir itu akan menjadi target dalam peraturan, akan menjadi langkah yang layak, jadi saya berbicara (dalam kisaran) 15-20 km/jam, ”tambah Sebastian Risse yang dikutip dari Motorsport.com. BB1 

You May Also Like