Rahasia RX King Jawara Sport 2T 135 cc Std Pemula (Road Race Karanganyar), Timnya Raden Mas Katak Hura-Hura C-Duckz Jogja

BeritaBalap.com-Di ajang Road Race Bupati Cup 2019 di Karanganyar, Jateng pada Sabtu-Minggu kemarin (2-3 Nov), para pasukan “jambret” menunjukkan performanya. Maksudnya, penunggang kudabesi RX King yang berlomba sangat ketat. Begitu seru dipelototin ! Tim-tim kasih bukti perkembangan riset terbaru.

Dalam hal ini, aksi RX King atau si-jambret milik tim Raden Mas Katak Hura-Hura C-Duckz Jogjakarta yang dieksekusi rider Agoes Chicken mampu mendulang podium tertinggi di kelas Sport 2 Tak 135 cc Standart Pemula. Pembalap asal BanjarPatroman, Jabar ini memang sedari lepas start sudah mendominasi hingga bendera finish berkibar.

BACA (JUGA) : Hasil Pirelli Karanganyar Road Race Bupati Cup 2019

Tentu saja, rahasia mesinnya perlu diinvestigasi. Bukan portal BeritaBalap.com namanya kalau tidak ditelusuri. Apalagi hanya cerita hasil juara saja. Oh ya, juru koreknya adalah Danang Brengos from C-Duckz Racing Jogjakarta. Ini mantan pembalap dragbike yang saat ini konsen sebagai mekanik.

Mekanik Danang Brengos, C-Duckz Racing Jogjakarta

“Tipikal motor ini pas dengan karakternya Agoes Chicken, jadi perlu settingan dikit aja dari sebelumnya. Port-exhaust bermain di angka 26 mm diukur dari bibir silinder. Tenaga atas lebih ngacir tapi harus pintar menggantung RPM saat keluar tikungan, ”ujar tukang korek yang bermarkas di Jl. Nogobondo 16 RT 24 RW 08, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta.

Power mesin dihasilkan dari hantaman kompresi asal piston RX King oversize 50 diameter 58 mm, sedangkan stroke nya masih standart 50 mm. “Untuk perbandingan kompresi, bermain di angka 13.5:1. Itu membuat motor jauh lebih responsif dan semua masih aman terkendali, ” bilang Danang Brengos.

Sedangkan suplai bahan bakar dan udara masih mengandalkan karburator original RX King yang direamer lebih besar kisaran 2-3 mm pada area venturi. Tujuannya agar pasokan lebih padat berisi. Tenaga lebih maksimal di berbagai tingkat percepatan.

Untuk membrannya masih bawaan pabrik dengan dukungan spuyer pilot jet 210 dan main jet 35. Proses pembakaran berujung pada perangkat pelepas gas buang alias knalpot racikan C-Duckz Muffler. Oh ya, untuk lay-out Sirkuit Alun-Alun Karanganyar, maka perbandingan final gear nya efektif pada angka kombinasi 14-37. You  

Facebook Comments

You May Also Like