Rossi Rasakan Hasil Spesial dari Didikannya (VR46 Academy) di MotoGP 2021-2022 ?

BeritaBalap.com-Satu hal yang menjadi kehebatan atau nilai lebih dari Valentino Rossi dibanding para pembalap MotoGP yang ada ataupun yang sudah pensiun bahwa The Doctor dapat menghasilkan talenta-talenta spesial asal Italia. Itu berlaku di level Moto3, Moto2 hingga MotoGP yang sudah mulai tampak.

Ingat, dalam 2 tahun berjalan (2017-2018), juara dunia Moto2 adalah murid Rossi di VR46 Rider Academy. Lebih lanjut dipahami, bahwa Rossi akan betul-betul merasakan hal spesial, yaitu melihat para muridnya dapat berprestasi signifikan di level MotoGP pada rentang tahun 2021-2022. Demikian yang dikutip dari pembahasan dalam laman media asal Italia, Tuttomotoriweb.com.

Anyway, Franco Morbidelli menjadi pebalap pertama binaan VR46 Riders Academy yang tampil di MotoGP (2018) dan meraih pendatang baru terbaik alias Rookie of The Year 2018. Mantapnya, skenario menempatkannya di tim Marc VDS sebagai tempat magang pertama berhasil dan berlanjut pada Petronas SRT Yamaha (2019-2020) sebagai tim satelitnya Yamaha. Ini skenario yang luar biasa atas petarung usia 23 tahun tersebut.

Musim 2019 ini Morbidelli dipersenjatai dengan M1 versi terbaru dan dalam beberapa kali tes dapat berada di deretan 5-6 besar. Diprediksi kuat, Morbidelli menjadi kandidat kuat penghuni tim utama Yamaha jika Rossi tidak berlanjut. Bisa saja menggantikan Rossi di MotoGP 2021. Tetapi, nama Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) yang tahun ini masuk ke kawah MotoGP bisa juga menjadi kandidat kuat.

Tahun 2019-2020 menjadi masa pembuktian Bagnaia yang berumur 22 tahun. Tidak hanya sampai disini, musim 2019 ini juga diperkirakan menjadi masa akhir Luca Marini di balap Moto2. Selanjutnya siap melangkah MotoGP (2020) jika memang dapat berprestasi signifikan tahun ini.

Terbukti nyata, dalam dua kali pengujian dengan mesin anyar Moto2 yaitu Triumph 765, saudara tiri The Doctor ini dapat meraih posisi tercepat. Luca Marini diduga akan menghuni skuad Petronas SIC Yamaha dahulu. Rossi punya peran disini seperti juga menjadi bagian dalam keputusan menempatkan Morbidelli.

Tidak ketinggalan nama Marco Bezzecchi yang berada dalam proyeksi pabrikan KTM. Bezzecchi yang siap berlaga di Moto2, dalam 1-2 tahun akan menjadi salah satu kandidat KTM di level MotoGP. Selain tim utama, KTM juga punya tim satelit di MotoGP (Tech3 KTM). Mengacu pada berbagai fakta dan prediksi tersebut diatas, maka kompetisi MotoGP 2021-2022 akan menjadi masa dimana The Doctor dapat menikmati keberhasilan spesial dari murid-muridnya. BB1

Facebook Comments

You May Also Like