BeritaBalap.com- Marco Bezzecchi tampil impresif pada MotoGP Aragon 2026 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Minggu (30/8/2026), bahkan sempat memimpin jalannya balapan utama. Pembalap Aprilia Racing tersebut menunjukkan kecepatan sejak awal sebelum akhirnya harus terlibat persaingan ketat dengan Marc Marquez dan Pedro Acosta.
Sebelum kehilangan posisi dari Acosta, Bezzecchi lebih dulu harus berduel dengan Marquez yang tampil kompetitif sepanjang balapan. Setelah akhirnya dilewati juara MotoGP 2025 tersebut, Bezzecchi kembali kehilangan posisi dan harus puas mengakhiri balapan di urutan ketiga.
“Jujur saja, saya tidak menyangka Acosta bisa menyalip saya. Memang pada akhirnya saya kira dia tetap akan mengejar saya. Tentu saja, saya inginnya melakukan perlawanan. Namun, kecepatan saya sudah mentok. Itu saja yang bisa saya lakukan,” buka Bezzecchi.
Salah satu murid Valentino Rossi ini lalu menambahkan, “Kami datang ke sini tanpa ekspektasi yang besar. Apalagi setelah apa yang terjadi di sini pada tahun lalu. Memang saya baru saja tampil sangat cepat pada dua balapan, namun kondisinya sangat berbeda. Kali ini, saya memulai semuanya begitu cepat. Saya menjadi yang tercepat pada sesi Jumat dan pole position pada Sabtu,” imbuhnya.
Performa apik sejak sesi latihan hingga kualifikasi membuat Bezzecchi kembali menunjukkan bahwa Aprilia memiliki paket kompetitif untuk bersaing di barisan depan. Meski merasa belum tampil maksimal saat race, rider jebolan VR46 tersebut tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras timnya.
BACA JUGA : Giannantonio Ungkap Alasan Kenapa Tinggalkan Ducati Yang Motornya Spesial Dibanding KTM
“Harus diakui bahwa saya kurang bagus saat menjalani sesi balapan. Tetapi, jujur saja, sejak awal saya memang bukannya merasa akan menangi balapan. Oleh karena itu, saya sangat puas. Terlebih lagi kinerja tim saya benar-benar luar biasa seperti biasanya,” tukas Bezzecchi. Edhot













