Tidak Lolos Q2, Dovizioso Marah Besar Pada Petrucci Yang Tidak Membantunya


BeritaBalap.com-Andrea Dovizioso (Ducati) yang sedang berjuang untuk dapat meriah juara dunia melampiaskan kemarahannya dengan membanting sarung tangannya selepas menjalani kualifikasi 1 (Q1) MotoGP Aragon, Sabtu (17 Oktober).

Lebih lanjut, diakui juga oleh runner-up MotoGP 2017-2019 tersebut bahwa ia marah kepada rekan satu timnya, Danillo Petrucci yang tidak mensupportnya. Tidak membantunya agar dapat lolos menuju kualifikasi ke-2 (Q2).

BACA (JUGA) : Video Saat Dovizioso Marah Tidak Lolos Q2, Banting Sarung Tangannya


Padahal selama ini mereka bersahabat dekat, bahkan Petrucci menganggap Dovizioso bukan hanya sahabat, juga mentornya. Dovi menyebut Petrucci tidak peduli dengan keadaannya yang berjuang dengan perfoma motor dan berjuang pula untuk merebut predikat terbaik.

“Saya memiliki hubungan yang baik dengan Danilo, tapi hari ini dia membuat saya membalikkan keadaan, “tegas Dovizioso yang memang ada di posisi ke-3 dalam klasemen sementara MotoGP 2020, itu hanya berbeda 18 poin dengan Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

BACA (JUGA) : Kena Marah Dovizioso Karena Tidak Lolos Q2, Ini Jawaban Mengejutkan Petrucci

“Dia bisa melakukan apa yang dia inginkan, seperti yang dia lakukan, dia tidak melanggar aturan. Namun, karena hubungan antara kami dan preseden masa lalu yang kami ketahui, saya mengharapkan perilaku yang berbeda”.

“Juga untuk situasi yang kami alami, dimana dia tahu betul betapa kami berjuang dengan motor, dan mengingat bahwa saya bermain untuk meraih juara dunia. Harusnya meluangkan waktu dengan segala cara, ketika kamu tidak memiliki kecepatan, berarti itu mencuri waktu saya karena saya telah melakukannya 3 kali. Dia melakukan segalanya untuk mendapatkan waktunya, tapi dia mengambilnya dari apa yang sedang dimainkan dalam sebuah kejuaraan”.

BACA (JUGA) : Kualifikasi MotoGP Aragon : Salut Quartararo, Pole Position Pasca Crash Serius FP3

“Ini bukan masalah strategi, bukan karena pembalap Ducati harus turun ke trek untuk membantu saya. Ini masalah rasa hormat, “tambah Dovizioso yang pada akhirnya berada di starting grid ke-13. Kondisi yang sulit untuk bersaing dengan rival-rivalnya di barisan atas standing point. BB1

Hasil Kualifikasi MotoGP Aragon :

Facebook Comments

You May Also Like