BeritaBalap.com-Jadi ada 2 sponsor yang siap mengawal tim Manual Tech musim 2026 dan tahun depan. Maksudnya dalam gelaran Asia Road Racing Championship 2026 (ARRC 2026). Dalam konteks ini kelas AP250.
Apakah 2 sponsor besar tersebut ? Mulai sponsor Pro Power yang berasal dari China dan Antares Racing dari Taiwan. Mereka semua yang back-up dana 100 persen dengan policy mereka sepenuhnya dalam menentukan pembalap. Satu dari China dan satunya dari Spanyol.
Dalam banyak informasi yang diterima Berita Balap dan Video Balap saat wawancara informal beberapa pemilik tim, maka untuk setiap balapan AP250 full series dengan 2 pembalap, maka itu membutuhkan biaya lebih dari 2 milyar. Ingat kata lebih ya.
Alhasil, secara logika sederhana, maka nilai kontrak yang didapatkan tim Manual Tech yang dimiliki Ibnu Sambodo adalah lebih dari 2 milyar untuk setiap tahunnya. Mungkin dalam rentang dana 2,5-3 milyar/tahun. Bisa juga lebih karena memang tidak etis disebut detail.
“Ya kalau sekarang ini ibaratnya tim kita disewa. Jadi operasional 100 persen dari sponsor semua dan kita dibayar mereka. Tapi ini memang profesional. Kita tawarin budget tim untuk riset dan balapan selama 1 tahun, dan mereka oke, “ujar Pak De yang terbukti sudah 7 kali membawa timnya merebut juara umum Asia Road Race untuk 4 kelas berbeda (UB115, UB130, AP250 dan Supersport 600). Belum ada tim di Indonesia yang demikian.
Infonya juga, tim Manual Tech yang notabene bermarkas di Jl. Gito Gati Sleman Yogyakarta akan menambah jumlah kru yang ikut di ARRC 2026. Beberapa waktu lalu, mereka juga menjalani latihan di Sirkuit Mandalika Lombok lengkap dengan 2 pembalapnya. Jadi semua tertata rapi dan termotivasi karena memang sumber dana yang sudah sangat aman. Tarikan nafas menjadi lebih teratur dan lebih lega, amin. BB1














