Yamaha Sunday Race 2017 Sentul (Kualifikasi) : Dominasi 3 Pebalap Race-Tech by Leon Chandra, Tembus 1 Menit 42 Detik !

Beritabalap.com – Edan… Pacuan Sport 250 cc dengan aturan alias regulasi Yamaha Sunday Race 2017 (YSR 2017) sudah menembus angka 1 menit 42,9 detik. Ini berita aktual dari portal fenomenal beritabalap.com yang paling lengkap bicara berita balap. Ukiran best-time tersebut tadi dicatat pebalap Rey Ratukore dalam sesi kualifikasi Sport 250 cc Pro dalam gelaran Yamaha Sunday Race 2017 yang dihelat di Sirkuit Sentul, Bogor, Sabtu (15 Juli).

Pastinya, 1 menit 42,9 detik tersebut menjadi rekor anyar Yamaha Sunday Race. Belum pernah ada yang demikian. Rey yang mengusung tim Yamaha Yamalube TDR Gandasari RRS merebut pole-position dan ini berbeda 0,680 detik dari Galang Hendra (Yamaha WR Super Battert TJM Racetech).

Oh ya, mereke berdua merupakan duet tim Yamaha Racing Indonesia (YRI). Itu saat gelaran Asia Road Racing Championship 2017 (ARRC 2017) kelas Asia Production 250 (Ap250). Lain di YSR 2017 Sentul. Yang pasti, mesin R25 kedua petarung tersebut dikawal langsung mekanik Leon Chandra dari bengkel Race Tech Jakarta yang bermarkas di Jakarta Barat.


Termasuk posisi ke-3 kualifikasi yang diraih Imanuel Pratna. Itu juga back-up Leon Chandra. Jadi memang mendominasi. “Tenaga dari R25 kepunyaan Rey masih sekitar 43,5 HP (Horse Power). Miliknya Imanuel justru sudah lebih dari 44 HP. Riset terus kita lakukan, “ujar Leon Chandra yang sedang berproses meriset rasio dengan hitungannya sendiri. Jadi berbeda dengan rasio yang banyak beredar dipasaran.

LEON CHANDRA. Buktikan dominasi bengkel Race Tech dalam sesi kualifikasi Sport 250 cc

Infonya R25 Leon Chandra menembus angka RPM 15 ribu. Jadi butuh hitungan gigi-rasio yang lebih berat dari yang beredar saat ini. “Soal rasio akan diujicoba nanti, setelah beres ujicoba awal, baru dibuat dengan material yang lebih kuat lagi. Yang saya buat khusus rasio R25 di Sentul, “tambah Leon Chandra yang mengorder rasionya ke Australia lewat jaringannya saat lama bermukim di Australia. Itu saat kuliah mesin dahulu.  BB1

Facebook Comments

You May Also Like