BeritaBalap.com- MotoGP Spanyol 2026 menjadi akhir pekan yang sulit bagi Honda HRC, namun Johann Zarco tampil sebagai yang paling menonjol. Pembalap Prancis dari Castrol Honda LCR ini menjadi satu-satunya rider Honda yang berhasil finis di 10 besar pada hari Minggu.
Zarco mengamankan posisi ketujuh setelah bertarung ketat dengan dua pembalap Trackhouse Racing pada lap-lap akhir. Meski harus menyerah di momen krusial, performanya tetap menjadi hasil positif bagi Honda pada akhir pekan yang berat.
Dalam penjelasannya, Zarco mengungkapkan bagaimana masalah ban mulai mempengaruhi ritme balapnya. Ia juga menggambarkan pola pikirnya saat berjuang mempertahankan posisi di depan sederet motor Aprilia Racing yang tampil kuat di Jerez.
BACA JUGA : Kemenangan di Jerez Jadi Pemantik Semangat Alex Marquez di MotoGP 2026
“Saya benar-benar berpikir Raul akan menyerah! Karena saya sedikit lebih unggul darinya, dan kemudian saya bahkan mulai berpikir bahwa saya bisa tetap bersama Martin. Tapi kemudian, dengan lima lap tersisa, ban belakang saya mengalami penurunan performa yang signifikan, dan motor mulai banyak bergerak, sehingga saya mulai kehilangan empat persepuluh detik per lap,” buka Zarco.
BACA JUGA : Bezzecchi Akhiri Rentetan Kemenangan, Tetap Pertahankan Puncak Klasemen
Rider berusia 35 tahun ini melanjutkan, “Saya bahkan tidak bisa tetap bersama Martin dan Raul, dan Ogura unggul sekitar satu detik, mereka sangat cepat. Ketika mereka menyalip saya, saya memiliki semangat yang sama, berpikir, ‘oke, tetap tenang, tetap di belakang untuk mempertahankan kecepatan dan menyelesaikan balapan’. Tapi saya tidak bisa menyelesaikan balapan seperti yang saya inginkan,” pungkasnya. Edhot














