Jorge Martin Raih Podium Perdana Bersama Aprilia di Brasil, Buka Suara Terkait Aspal Berlubang

BeritaBalap.com- Jorge Martin berhasil meraih podium perdana bersama Aprilia di balapan Sprint Race MotoGP 2026 Brasil. Balapan Sprint Race kali ini diwarnai drama sejak awal setelah aspal berlubang di sektor lurus area start/finish memaksa panitia melakukan penambalan darurat.

Proses perbaikan tersebut membuat balapan tertunda selama 1 jam 20 menit sehingga memicu berbagai respons dari para pembalap, termasuk Jorge Martin. Martin menilai bahwa kondisi lintasan sejatinya masih memungkinkan untuk menggelar balapan tanpa penundaan.

“Bagi saya, kami bisa balapan meskipun ada lubang karena lubang itu tidak berada di racing line, jadi saya pikir bagi kami para pembalap MotoGP, kami bisa mengatasinya,” buka Martin yang pada seri pembuka MotoGP 2026 Thailand finish ke-5 di Sprint Race dan ke-4 di balapan utama.

koizumi

Meski demikian, insiden itu tak menghalangi performanya. Rider andalan Aprilia Racing ini tampil solid dan mengamankan posisi ketiga, menjadi podium perdananya bersama Aprilia Racing sekaligus menambah momentum positif setelah tampil kompetitif pada seri pembuka di Thailand.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku merasakan progres signifikan sepanjang beberapa bulan terakhir. “Selama beberapa bulan terakhir ini saya banyak berlatih dan mencoba menyatukan semuanya, dan tampaknya kepercayaan diri saya semakin meningkat, saya semakin kompetitif selama sesi latihan,” lanjut Martin.

Pembalap berjuluk Martinator ini kemudian menambahkan, “Saya tahu apa yang saya butuhkan dari motor, saya tahu apa yang saya butuhkan untuk gaya balap saya. Jadi, hari ini, saya tahu potensi saya bahkan untuk meraih kemenangan,” imbuhnya.

BACA JUGA : Acosta Akui Kalah Top Speed Yang 340,6 Km/Jam Tapi Masih Pimpin Klasemen Walau Finish ke-9 Sprint Race MotoGP Brasil

Namun menjelang balapan utama di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Martin juga realistis terhadap tantangan besar yang menanti. Menurutnya, bersaing melawan kekuatan Ducati selama 31 lap bukan perkara mudah dengan motor Aprilia RS-GP. “Saya rasa kami selangkah lebih dekat dari Ducati. Saya mendengar komentar mereka dan tentu saja kami juga memiliki gearbox yang berbeda,” Sahut Martin.

BACA JUGA : Veda Ega Pratama Vs Hakim Danish, Indonesia Vs Malaysia, Grid Ke-4 dan Ke-3 Moto3 Brasil

Pembalap berusia 28 tahun ini lalau melanjutkan, “Jadi mungkin untuk besok kami harus sedikit mengubahnya,” tutur pembalap berusia 28 tahun itu. Saya percaya diri. Saya rasa di sini lebih tentang seberapa cepat pembalap dapat beradaptasi dengan kondisi. Pada Sprint Race sangat berbeda dari sesi latihan lainnya, jadi saya berharap dapat meningkatkan performa untuk balapan,” pungkasnya. Edhot

You May Also Like