BeritaBalap.com- Ini dia penyebab Ai Ogura gagal finis di Amerika setelah tampil impresif diatas Aprilia RS-GP berbalut livery khusus bernuansa bendera Amerika Serikat untuk memperingati 250 tahun kemerdekaan AS. Pembalap asal Jepang ini mengawali start dari posisi ke-10.
Pelan namun pasti, Ogura menunjukan progses signifikan lap demi lap pada balapan utama yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA). Rider andalan Trackhouse ini kemudian menyalip Francesco Bagnaia pada Lap 13 dan merebut posisi keempat.
Bahkan, gap hampir 5 detik dengan Pedro Acosta berhasil dipangkas hingga tinggal 0,8 detik. Namun petaka datang pada Lap 15 ketika lampu peringatan menyala di akhir Sektor 1, motor Ogura mengalami masalah teknis yang membuatnya kehilangan tenaga dan terpaksa mundur dari balapan tepat saat peluang podium terbuka lebar.
“Sejujurnya, hasil hari ini sangat mengecewakan. Kami mencoba untuk maju dan mengubah pola pikir kami. Ai menjalani balapan yang fantastis. Dia mencetak lap tercepat selama balapan dan naik peringkat dari posisi ke-10 di awal, jadi saya pikir dia bisa saja naik podium,” buka Davide Brivio, Team Principal Trackhouse MotoGP Team
Pria berkebangsaan Italia ini kemudian menambahkan, “Sayangnya, dia mengalami masalah mesin dan motornya berhenti. Dia tidak punya pilihan selain mundur, yang benar-benar disesalkan. Saya merasa sangat sedih untuknya. Dalam balapan kandang Trackhouse, dia menunjukkan performa yang pantas untuk mendapatkan hari yang fantastis,” imbuhnya.
BACA JUGA : Bezzecchi Pecahkan Rekor Bergengsi Usai Raih Kemenangan di MotoGP Amerika 2026
Meski kecewa, Brivio tatap optimis untuk melanjutkan putaran selanjutnya MotoGP 2026 yang akan menyambangi Estrella Galicia Grand Prix Spanyol pada 24–26 April mendatang, di mana Ogura dan Trackhouse bertekad bangkit menghapus kekecewaan dari balapan kandang mereka.
BACA JUGA : Marquez Tegaskan Perfoma Dirinya Yang Salah Saat Ini, Bukan Karena Ducatinya
“Seharusnya semuanya sempurna, tetapi hasilnya mengecewakan. Balapannya fantastis. Dia sangat cepat, dan saya merasa dia memiliki hari-hari yang baik di masa depan. Kami memiliki motor yang kuat, tim yang kuat, dan pembalap yang kuat. Kami akan beristirahat sejenak dan kemudian kembali ke balapan berikutnya, bertekad untuk mengatasi kekecewaan ini,” pungkas Brivio. Edhot














