BeritaBalap.com-Mulai terasa persaingan keras dantara duet tim Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Faktanya mereka yang sekarang berada di posisi 1-2 standing Point.
Saat ini, Martin yang dapat menyalip Bezzecchi dalam beberapa lap jelang finish MotoGP Le Mans memiliki selisih 1 poin saja dari Bezzecchi. Mereka berdua berpotensi meraih juara dunia untuk sementara ini.
Pertanyaan kritisnya, bagaimana dengan aturan yang dipatok manajemen Aprilia dalam perseteruan ini agar tidak mengarah kepada pertarungan yang tidak sehat hingga dapat membuang poin ? Apakah juga ada penegasan sehubungan perilaku balap ?
BACA (JUGA) : Ternyata Podium Ai Ogura di MotoGP Le Mans Pecahkan Rekor Puasa 14 Tahun Rider Jepang
Intinya, semua harus saling menghormati dan jangan terlalu agresif. Ini yang akan terus dicermati Bos tim Aprilia, Massimo Rivola.
“Saya yakin memiliki 2 pembalap yang selain cepat, juga merupakan profesional sejati. Saya yakin mereka akan saling menghormati. Mereka sangat memahami aturan, yang kami sebut ‘black rules’. Pengelolaan hari ini sangat sederhana. Satu-satunya aturan yang kami miliki adalah rasa hormat. Ketika rasa hormat hilang di antara 2 pembalap, maka kamu langsung bisa melihatnya, “terang Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing yang dilansir Berita Balap dari GPone.com.
BACA (JUGA) : Honda Sedang Negosiasi Dengan Brivio, Jika Setuju Berarti Sudah Kerja Di 4 Pabrikan
“Soal tindakan menyalip hari ini ? Marco sedikit melonggarkan rem untuk mencobanya, tapi itu adalah manuver yang benar. Selama mereka saling menyalip seperti ini di antara rekan setim, itu sangat baik. Jika mulai ada manuver yang terlalu agresif, barulah saatnya untuk berbicara. Mereka saling mengenal dengan baik dan juga tahu di lintasan mana salah satu bisa lebih kuat dari yang lain. Namun, mereka juga tahu bahwa mereka tidak boleh membuang poin di lintasan, ”tambah Massimo Rivola. BB1
Klasemen Sementara MotoGP :
















