Motorprix 2017 Surabaya (18-19 Nov) : MP1 Tidak Ada Dominasi, 10 Besar Masih Berpeluang !

Beritabalap.com-Kelas seeded MP1 (150 cc) dalam Kejurnas Motorprix 2017 Region II (Jawa) dipastikan paling menarik. Paling sedap ditonton. Bukan soal sebagai kategori teratas dalam konteks kubikasi mesin. Yang pasti, pundi poinnya sangat ketat dibanding MP2 (125 cc) yang notabene relatif didominasi pasukan Yamaha.

Nah, di MP1 tercatat paling tidak 10 besar pebalap masih berpeluang besar merebut jawara region. Nama-nama Fitriansyah Kete, Faisal Baharudin, Sulung Giwa, Boy Arby, Wildan Gomma, Willy Hammer, Wawan Hermawan, Richard Taroreh, Rafid Topan dan Anggi Permana berpeluang semua. Klasemen poin masih ketat diantara 5 pelaga Honda Sonic 150R dan 5 pelaga Yamaha MX King 150 tersebut. Segala sesuatu bisa terjadi dan bisa tidak terduga.

Slamet Suroto (Manajer tim ART Yogyakarta), tidak ada yang dominan di MP1 dan 10 besar klasemen masih berpeluang karena 50 poin

“Semua masih berpeluang. Ini ada 50 poin, “tukas Slamet Suroto, manajer Astra Motor Racing Team Yogyakarta, identik disebut ART Yogyakarta yang memback-up seeded Wawan Hermawan dan Sigit PD. Terlebih Motorprix 2017 Surabaya yang akan dipentaskan akhir pekan ini (18-19 November) memperebutkan 50 poin.

koizumi

Maklum saja, ini gabungan seri ke-3 dan ke-7. Langsung borongan 2 putaran. Terlebih lagi, trek Bung Tomo merupakan sirkuit anyar. Mekanik masih meraba dan belajar sehubungan perfoma mesin, juga para racer harus beradaptasi mencari racing-liner terbaik, termasuk braking-point alias titik pengereman.

Awas pula, nama-nama seperti Syahrul Amin yang memang tidak memulai dari seri awal, juga Gupita Kresna dan Dicky Ersa. Mereka dipastikan bermain lepas tanpa beban di Motorprix 2017 Surabaya karena memang perbendaharan poin dibawah 10 besar. BB1

Facebook Comments

You May Also Like