BeritaBalap.com- Manajer Umum Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, mengaku tetap tenang meski Ducati masih berada di belakang Aprilia Racing pada pertengahan musim MotoGP 2026. Menurutnya, performa tim asal Borgo Panigale itu masih belum mencapai potensi maksimal sehingga peluang untuk bangkit masih terbuka lebar.
Hingga 10 seri pertama musim ini, Aprilia tampil dominan berkat performa impresif Jorge Martin dan Marco Bezzecchi yang memimpin klasemen pembalap. Sementara itu, Ducati baru menempatkan Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team di posisi ketiga, sedangkan Marc Marquez dan Francesco Bagnaia masih berada di luar tiga besar.
Dominasi Aprilia juga terlihat dari raihan enam kemenangan yang berhasil dikoleksi sepanjang paruh pertama musim. Kondisi tersebut membuat Ducati harus rela turun ke posisi kedua dalam klasemen konstruktor MotoGP 2026.
Meski begitu, Dall’Igna menilai situasi tersebut merupakan bagian dari dinamika persaingan di MotoGP. “Bagian pertama musim ini sedikit lebih rumit dari biasanya, tetapi itu bagian dari permainan. Saya pikir ada tim yang datang ke balapan pertama dengan persiapan yang lebih baik, baik dari segi motor maupun performa pembalapnya,” kata Dall’Igna dikutip dari Motosan, Selasa (7/7/2026).
Ia menegaskan Ducati masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang pada sisa musim ini. “Kami belum mencapai 100%; kami perlu melakukan beberapa pekerjaan, membuat beberapa penyesuaian. Tetapi kami sudah dekat, dan dalam beberapa kasus, kami telah menang dengan telak. Kami sudah setengah musim, kejuaraan masih panjang, dan kami ingin melakukan segala yang mungkin untuk memenangkannya,” ungkap Dall’Igna.
BACA JUGA : Ai Ogura Akui Tegas Sedang Bersaing Memperebutkan Gelar Juara Dunia MotoGP
Mantan teknisi Aprilia itu juga menepis anggapan bahwa kebangkitan rivalnya membuat Ducati berada dalam tekanan. Baginya, kemajuan yang ditunjukkan Aprilia justru menjadi penyemangat bagi seluruh tim untuk bekerja lebih keras.
BACA JUGA : Acosta Antusias Jadi Rekan Setim Marquez di Ducati Lenovo Pada MotoGP 2027
“Itu tidak membuat saya takut, tidak membuat saya khawatir. Tetapi itu justru memberi saya lebih banyak motivasi untuk bekerja, untuk mendorong tim saya bekerja lebih keras. Dalam upaya mengejar kami oleh para rival, konsesi telah memainkan peran penting. Tetapi jika tim lain telah mencapai kemajuan yang lebih besar daripada kami, itu wajar setelah bertahun-tahun mendominasi,” beber Dall’Igna. “Anda harus sangat seimbang, banyak menggunakan akal sehat, dan, jika perlu, tahu kapan harus mundur jika sesuatu tidak berjalan ke arah yang benar,” pungkas Dall’Igna. Edhot














